Berita

Titik Kumpul #2: Menulis Memelihara Ingatan

Titik Kumpul #2: Menulis Memelihara Ingatan
Genta Kiswara (kiri) sedang menyampaikan tanggapannya tentang kiat menulis dan membaca di era digital yang diadakan oleh UKKES di Ruang Sidang Gedung PKM UNP, Senin (28/1). f/Yeni

Bertemakan "Membaca dan Menulis Buku di Era Digital", Unit Kegiatan Kesenian (UKKES) Universitas Negeri Padang (UNP) adakan Titik Kumpul #2 di Ruang Sidang Gedung Pusat Kegiatan Kemahasiswaan (PKM) UNP, Senin (28/1). Acara ini merupakan kegiatan kali kedua UKKES dengan mendatangkan penulis buku dan penggiat media sosial, yakni Katrina Vabiola dan Genta Kiswara. Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan akustik oleh Fauzan Azima.

Dalam materinya, Genta Kiswara mengatakan bahwa menulis di era digital harus digiatkan, tidak hanya di media cetak, tetapi juga perlu dipublikasikan dan dipromosikan melalui media sosial. Menulis, kata Genta, adalah merawat ingatan dan meninggalkan buah pikiran untuk tetap dikenang meski si penulis tidak di dunia lagi.

Genta juga menuturkan bahwa tidak hanya menulis, membaca juga sangat penting untuk menambah wawasan dan mendidik diri sendiri. Meskipun di era digital, kata Genta, buku fisik atau cetak masih banyak diminati karena isinya dapat dipertanggungjawabkan, sedangkan buku digital tidak bisa dipertanggungjawabkan. "Selain itu, buku digital juga tidak melalui proses penyaringan atau pengeditan, seperti adanya editor dalam buku cetak," ujarnya.

Selain itu, Genta juga memaparkan beberapa tips menulis yang baik. Diantaranya mengembangkan tulisan dengan menulis apa yang ada dalam pikiran, tidak menalar sesuatu yang tidak diketahui, mempelajari sastra, dan belajar dari pengalaman. "Inspirasi menulis muncul dari cara kita memandang suatu hal berdasarkan prospek sendiri dan memiliki target ketercapaian tertentu," ucap Genta.

Senada dengan Genta, Katrina Vabiola juga mengatakan bahwa menulis dan membaca adalah dua hal yang saling berkaitan. Jika ada keinginan untuk menulis, maka ada beberapa proses yang harus dilalui. Menulis, kata Katrina, dimulai dengan memperbanyak membaca dan dilanjutkan dengan berlatih serta membiasakan menulis secara rutin. "Menulis adalah bentuk ungkapan yang disampaikan melalui tulisan dan seorang penulis harus memiliki kepercayaan," ujarnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Yeni Maharani
Jurnalis • Liputan Berita

Staf Perpustakaan dan Kearsipan
Diedit & Diverifikasi oleh: Julia Fitri (Redaktur Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

4 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.