Berita

Dirjen Belmawa:Tranformasi Pembelajaran di Era Disrupsi

Dirjen Belmawa:Tranformasi Pembelajaran di Era Disrupsi
Prof. Ismunandar, Direktur Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) menyampaikan materinya mengenai tranformasi pembejaran di era disrupsi pada kegiatan Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) IX dan Konferensi Internasional

Prof. Ismunandar, Direktur Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) membahas tranformasi pembelajaran di era disrupsi pada kegiatan Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) IX dan Konferensi Internasional di Auditorium UNP, Kamis (14/3).

Ia mengatakan bahwa pada era ini pembelajaran lebih fleksibel dalam mengakses berbagai sumber pengetahuan yang dapat ditemui melalui sarana digital. "Siswa dapat belajar dari guru, pakar, bahkan online," ujarnya.

Ismunandar juga memaparkan bahwa pengguna internet di Indonesia cukup tinggi, yakni sebanyak 56,68 persen . Hal ini, menurutnya harus dapat dimanfaatkan oleh perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan. Sehingga, siswa dapat memasuki situasi belajar dengan latar belakang minat, motivasi dan pengalaman yang berbeda di era disrupsi. "Siswa akan lebih memiliki banyak peluang untuk mempelajari apa yang diminati," ungkapnya.

Ismunandar juga mengatakan bahwa di era disrupsi ini ruang pembelajaran dapat terjadi di dalam lingkungan masyarakat. "Belajar dapat dilakukan di mana saja dengan semakin berkembangnya teknologi," ujar Ismunandar.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Irza Ade Suarni
Jurnalis • Liputan Berita

Sekretaris Umum
Diedit & Diverifikasi oleh: Deby Purnama Sari (Reporter Koresponden)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

7 + 6 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.