Berita

Penulisan Bahasa Indonesia yang Benar, Bekal Seorang Reporter

Penulisan Bahasa Indonesia yang Benar, Bekal Seorang Reporter
Penyampaian materi Keredaksian Umum oleh Ketua Biro Majalah Gatra Sumbar, Zulfikar Efendi, dalam PKJTD Surat Kabar Kampus Ganto UNP di Gedung MKU A Lantai 1 UNP, Minggu (14/4). f/Hega

Surat Kabar Kampus Ganto Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan acara Pelatihan Keterampilan Jurnalistik Tingkat Dasar (PKJTD) di Gedung MKU A Lantai 1 UNP, Minggu (14/4). Acara yang bertemakan "Melalui PKJTD, Siapkan Jurnalis Muda yang Kritis dan Kreatif" ini mendatangkan tiga orang pemateri yang membahas tentang penulisan berita, manajemen keredaksian, dan foto jurnalistik.

Pemateri kedua, Kepala Biro Majalah Gatra Sumatera Barat, Zulfikar Efendi menyatakan bahwa manajemen keredaksian ialah proses antarorang yang merupakan satu kesatuan secara efektif dalam sebuah organisasi media massa untuk mencapai tujuan atau sasaran. Zulfikar juga menjelaskan mengenai perbedaan antara kutipan langsung dengan kutipan tidak langsung dan cara penulisannya.

Ia mengatakan bahwa dalam penulisan kutipan langsung, reporter tidak diperbolehkan mengubah bahasa atau maksud dari ucapan narasumber. "Kalau menggunakan bahasa daerah tulisannya dimiringkan saja, kemudian nanti buat artinya dalam Bahasa Indonesia," ujarnya. Untuk kutipan tidak langsung, lanjutnya, bertujuan menjelaskan hal yang kurang dimengerti atau diragukan oleh pembaca tanpa mengubah maksud dari narasumber.

Selain itu, Zulfikar menjelaskan bahwa seorang reporter harus selalu updatedengan perkembangan isu yang ada. Caranya, kata Zulfikar, yaitu dengan banyak membaca media-media lokal dan nasional, memperbanyak linkdan peka terhadap lingkungan. Setelah ditemukannya bahan yang dapat dijadikan pemberitaan, lanjutnya, reporter harus meruntutkan sudut pandang yang akan diambil dengan jelas, mewawancarai banyak narasumber dan mencari isu yang ada sebelumnya yang berkaitan dengan berita yang sedang diproses. "Banyak narasumber semakin bagus, jadi beritanya berimbang," jelas Zulfikar.

Tidak hanya itu, Zulfikar juga menegaskan bahwa sebagai seorang reporter yang turun ke lapangan untuk mencari ataupun mengkonfirmasi berita, reporter harus memiliki pegangan, yakni buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. "Buku Penulisan Bahasa Indonesia harus dimiliki oleh setiap reporter," tegasnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Deby Purnama Sari
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Koresponden
Diedit & Diverifikasi oleh: Julia Fitri (Redaktur Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.