Ketua Jurusan Tata Rias dan Kecantikan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) Universitas Negeri Padang (UNP), Murni Astuti, S.P., M.Pd.T., mengatakan bahwa ada beberapa batasan yang harus dilalui untuk menjadi cantik. Hal itu disampaikannya dalam acara Wardah Bright Days di Ruang Serba Guna Fakultas Teknik UNP, Senin (29/4).
Di setiap daerah dan negara, kata Murni, memiliki kriteria cantik yang berbeda-beda. Di Afrika, misalnya, seorang wanita dikatakan cantik jika memiliki asesoris yang besar di daerah bibirnya. Akan tetapi, dilihat dari Suku Dayak, seorang wanita dikatakan cantik apabila memakai anting yang besar. Jadi, semakin besar antingnya, semakin cantiklah wanita tersebut. Begitu juga dengan negara lainnya, kriteria cantik jika dilihat dari segi fisik itu berbeda-beda.
Murni juga menuturkan bahwa kecantikan memiliki dua kategori, yakni iner beauty atau kecantikan dari dalam dan outer beauty atau kecantikan dari luar. Kedua kecantikan tersebut harus dimiliki untuk membangun kepribadian dan penampilan yang menarik.
Kecantikan fisik, lanjut Murni, tidak dapat bertahan lama. Usia tua akan datang dan seiring dengan bertambahnya hal itu maka kecantikan fisik pun juga akan memudar. Oleh karena itu, setiap wanita harus memiliki iner beauty atau kecantikan dari dalam. "Kecantikan dari dalam itu tidak akan bisa tergantikan dengan kecantikan fisik," ujar Murni.
Selain itu, Murni juga menjelaskan bahwa kecantikan fisik perlu diperhatikan melalui beberapa aspek. Di antaranya menjaga kebersihan dan melakukan perawatan, kesehatan mental, dan attitude atau kepribadian.
Lebih lanjut, Murni menuturkan bahwa ada beberapa prinsip dalam berpenampilan. Di antaranya riasan termasuk busana, kesehatan, dan kerapian. Ia juga menambahkan bahwa pola makan perlu dijaga agar penampilan tetap bagus.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!