Berita

Pelatihan Buddy Guna Bimbing Mahasiswa Asing

Pelatihan Buddy Guna Bimbing Mahasiswa Asing
Foto bersama peserta, pemateri, dan panitia dalam acara Pelatihan Buddy di Ruang Senat Lt.3 UNP, Sabtu (17/8). f/Julia

Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Pelatihan Buddy bagi 21 mahasiswa UNP yang lulus seleksi di Ruang Senat Lt.3 UNP, Sabtu (17/8). Buddy merupakan teman atau semacam tour guide bagi mahasiswa asing yang mengikuti program SEA TEACHER dan SEA TVET periode Agustus-September 2019 di UNP.

Koordinator SEA TEACHER dan SEA TVET UNP, Sutria Rahayu, S.Pd., M.A., Tessol., mengatakan bahwa tidak hanya kemampuan bahasa Inggris saja yang diuji. Namun, lanjutnya, komitmen kerja, keramahan, dan sopan santun juga merupakan poin penting yang dinilai. "Selain itu, pengetahuan tentang culture negara yang mengikuti program ini juga diukur," ujarnya.

Sutria juga menuturkan bahwa Buddy tidak hanya akan mendampingi mahasiswa SEA TECHER dan SEA TVET, tetapi juga mendampingi mahasiswa reguler yang kuliah di UNP. Ada lima negara yang mengutus mahasiswanya ke UNP, di antaranya Jepang, Philiphina, Thailand, Myanmar, dan Malaysia. "Untuk Malaysia, ini pertama kalinya mereka ikut program ini," tutur Sutria. Tugas dari para Buddy, lanjut Sutria, yaitu menemani, membantu, dan menjadi teman curhat mahasiswa asing yang dibimbingnya. "Para Buddy harus membuat temannya, menjadi tempat curhat, dan mengetahui alergi atau penyakit yang dimilikinya," ucapnya.

Ia berharap dengan terpilihnya 21 mahasiswa UNP menjadi Buddy akan menjadi bekal untuk membentuk networking atau jaringan pekerjaan yang baik ke depannya. Salah seorang Buddy dari Fakultas Bahasa dan Seni, Yahya Hidayatullah Aifi menuturkan bahwa motivasinya mengikuti program menjadi Buddy ini yaitu ingin memperkenalkan budaya Minang, terutama budaya Payakumbuh kepada mahasiswa asing.

Selain itu, ia juga berkeinginan untuk mengasah kemampuan bahasa Inggrisnya untuk lebih baik lagi. Sebagai salah seorang Duta Wisata Berbakat Payakumbuh, Yahya sudah banyak berpengalaman menjadi guide turis-turis mancanegara. Tidak hanya itu dengan kemampuannya yang sudah menguasai enam bahasa sekaligus, yaitu Indonesia, Inggris (British), Jerman, Prancis, China, Belanda, Yahya ingin memberikan kontribusi lebih untuk UNP. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa ia dapat menguasai keenam bahasa tersebut secara otodidak melalui kamus dan buku sejarah kuno. "Yahya orangnya suka baca, terutama buku sejarah kuno, buku tata bahasa, dan juga kamus," ucapnya. Yahya berharap dengan menjadi Buddy, dapat menambah sertifikat untuk dilampirkan di Curiculum Vitae guna mempermudah mencari kerja ke depannya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Julia Fitri
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Daring
Diedit & Diverifikasi oleh: Deby Purnama Sari (Reporter Koresponden)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 7 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.