Berita

Tim FMIPA-UNP Sabet Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Se-Sumatera Barat

Tim FMIPA-UNP Sabet Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Se-Sumatera Barat
Tim Garda Biru dari FMIPA UNP tengah menerima piala dan sertifikat Lomba Debat Bahasa Indonesia di Aula Pertemuan Radio Republik Indonesia, Kamis (29/8). Dalam perlombaan ini tim Garda Biru berhasil menyabet juara ke-dua. f/Doc

Tim yang terdiri dari tiga orang mahasiswa Jurusan Matematika dan Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP) berhasil menjadi juara ke-2 pada Lomba Debat Berbahasa Indonesia bagi mahasiswa se-Sumatera Barat (Sumbar) dalam rangka Pekan Bahasa dan Sastra tahun 2019 yang diadakan oleh Balai Bahasa Sumbar di Aula Pertemuan Radio Republik Indonesia, Kamis (29/8).

Tim yang bernama Garda Biru ini terdiri dari Alfarizi, Monalisa Pratiwi (Jurusan Matematika), dan Real Fandi (Jurusan Kimia). Lomba ini diadakan dengan tujuan meningkatkan sikap positif terhadap Bahasa Indonesia dan memotivasi mahasiswa untuk berpikir kritis dalam menyampaikan gagasan dan ide dengan bahasa yang baik.

Alfarizi , salah satu peserta dari tim Garda Biru ini mengatakan jika setiap babak dari perlombaan memiliki mosi yang berbeda. Mosi penutup perlombaan debat Berbahasa Indonesia tahun 2019 adalah "Bahasa Asing Boleh Dipergunakan pada Papan Nama Usaha". Pada mosi penutup ini tim Garda Biru berada pada posisi kontra. Disamping itu, ia dan timnya juga mendapat posisi yang bervariatif sepanjang perlombaan berlangsung

Ia juga tidak percaya jika ternyata tim Garda Biru berhasil menempati posisi kedua dengan menyisihkan 14 delegasi terbaik dari masing-masing perguruan tinggi yang berada di Sumbar. "Alhamdulillah tim FMIPA-UNP berhasil melalui beberapa tahap dan akhirnya bermuara dalam tahap final yang melawan mahasiswa Universitas Andalas", ujarnya, Senin (2/9).

Alfarizi menceritakan jika timnya sempat dikira berasal dari rumpun ilmu sosial. Namun ia dan timnya mengatakan jika mereka berasal dari FMIPA yang dalam notabenenya merupakan mahasiswa yang mementingkan akademik saja dan mencoba mengabaikan kritis dalam berargumen.

"Yang menjadi semangat kami dalam lomba debat ini adalah kami akan menunjukkan FMIPA memang bungo galeh UNP," tutupnya.

Terdapat tiga kriteria penilaian pada lomba debat ini, yaitu penggunaan Bahasa Indonesia yang baik, benar, dan tepat (40%), penguasaan materi yang meliputi kesesuaian topik, pengembangan topik, dan argumen yang meyakinkan (30%), dan penyajian yang meliputi kepercayaan diri, ekspresi, dan gesture dalam berlomba (30%). Lomba ini terdiri dari 4 babak yaitu babak penyisihan, babak semi-final, babak final, dan babak tambahan.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Ahmad Fadillah B
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter
Diedit & Diverifikasi oleh: Redaksi (Admin)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.