Bangsa Indonesia tidak memiliki dasar negara yang asli berasal dari pemikiran sendiri. Dahulunya, Indonesia tidak memiliki dasar hukum, agama, dan peraturan, termasuk sistem pendidikan.
"Ketika kita menyadari hal itu, kita tidak akan berani menyinggung dan mencari solusi terkait persoalan tersebut karena takut membongkar konsep yang paling dasar negara ini," ujar Rocky Gerung saat menjadi pembicara dalam Talkshow Nasional di Aula Almuqorrom Asrama Haji Kota Padang, Senin (9/9).
Berbeda dengan Negara Jepang, lanjut Rocky, mereka menyadari akan ketertinggalannya terkait teknologi nuklir dari Negara Amerika. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menyerah pada perang dunia kedua.
Kesadaran itu mendorong Negara Jepang untuk berbenah, kata Rocky, sehingga mereka mampu bangkit kembali dalam kurun waktu 20 tahun dengan 20 guru yang tersisa untuk membangun dan mengembangkan teknologi di negaranya.
Hal utama yang dibangun Jepang adalah kualitas guru dan pendidikan. "Jepang tidak membangun infrastrukturnya terlebih dahulu karena sadar ketinggalan teknologi dari Amerika. Jepang memperbaiki kualitas pendidikannya," jelas Rocky.
"Jepang boleh kalah, jalan-jalan di Jepang boleh hancur, tetapi jalan pikiran Jepang tetap hidup sampai sekarang," tegas Rocky.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!