Berita

Peran Pelajar dalam Perekonomian Indonesia

Peran Pelajar dalam Perekonomian Indonesia
Gambaran subsektor yang dikirim oleh pemateri seminar online HIMATIKA UINSU, Senin (3/8). f/doc

Selaku pemateri dalam Seminar OnlineHIMATIKA UINSU pada Senin (3/8), Anshari Anughra Putra Siregar yang merupakan Owner Pice Me, organisator, dan aktivis sosial mengatakan bahwa perekonomian menjadi sebuah pilar yang sangat penting dalam kehidupan selain kesehatan dan pendidikan.

Anshari menyampaikan ada tiga peran pelajar dalam perekonomian, yaitu mental produktif bukan komsumtif, mental menciptakan lapangan kerja bukan mencari kerja, dan berfikir untuk terus memberi bukan meminta baik materi maupun nonmateri.

Anshari memberikan arahan kepada peserta seminar mengenai peran kita dimulai dari ekonomi kreatif yaitu dengan menemukan subsektor yang sesuai dengan style diri masing-masing. Ada banyak subsektor ekonomi kreatif untuk mewujudkan perekonomian Indonesia yang mandiri.

Dalam seminar online via group whatsapp ini, Anshari memberikan beberapa data mengenai jumlah entrepreneur di Indonesia dibanding negara lain, yaitu pada tahun 2018 Negara Indonesia mencapai angka 3,1% jumlah entrepreneurship, dari data ini nampak Indonesia masih kalah dari negara tetangga seperti Malaysia.

Anshari juga membagikan data mengenai peningkatan pengangguran lulusan universitas di Indonesia 2019, dari data tersebut terlihat bahwa jumlah pengangguran per Februari 2019 menurun. Namun, dari sisi pendidikan, lulusan diploma dan universitas makin banyak yang tak bekerja.

Anshari menyampaikan bahwa negara kita perlu banyak pengusaha yang baik dan jujur untuk menyehatkan perekonomian Indonesia.

Lanjutnya, Bertemanlah dengan orang baik, jujur, dan produktif.

"Intinya jangan pernah untuk bermalas-malasan, carilah pergaulan yang bisa ambil keuntungannya, bukan uangnya tetapi ilmu dan pengalamannya," ujar Anshari.

Anshari mengatakan bahwa banyak orang yang harus dibantu, orang miskin jangan ditemani karena orang miskin tidak perlu ditemani, mereka perlu dibantu untuk mengentaskan kemiskinannya.

Anshari juga memaparkan mengenai perbandingan antara pengusaha dan karyawan, yaitu pengusaha bisa untung besar tapi juga bisa rugi, sedangkan karyawan memiliki gaji kecil, namun tiap bulan ada pemasukan, angkanya relatif tetap, tapi cenderung tidak akan pernah turun melainkan naik sedikit.

Tambahnya, menjadi pengusaha berarti belajar untuk menghadapi tantangan, menghadapi konsumen, berinovasi agar produk senantaisa dibeli oleh konsumen, dan memberikan solusi atas kebutuhan orang banyak.

"Perekonomian Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Semoga perekonomian pribadi kita baik-baik saja,'' tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Resky Amelia Putri
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Berita
Diedit & Diverifikasi oleh: Fuji Jelang Ramdhan (Editor dan Videografer)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.