Berita

Melawan Bullying dengan Tekad

Melawan Bullying dengan Tekad
Pamflet Talkshow Literasi Online yang diadakan oleh komunitas kepenulisan Omah Karya Indonesia, Sabtu (8/8). f/doc

"Dibully bukan untuk terpuruk, tapi untuk ngelunjak jadi orang sukses agar mereka yang membully malu," ujar Icha Cha Owl sebagai pengurus dan member beberapa komunitas literasi online dan offline sekaligus sebagai speaker dalam acara Talkshow Literasi Online yang diadakan oleh komunitas kepenulisan Omah Karya Indonesia, Sabtu (8/8).

Talkshow ini diadakan melalui grup whatsapp bertema Lawan Bullying dengan Tekad.

Icha menyampaikan bahwa bullying dalam bahasa Indonesia diartikan perundungan, penindasan, atau tingkah laku yang tidak menyenangkan.

Menurut Icha bullying adalah tingkah laku yang ditujukan pada seseorang untuk mengejek dan menjatuhkan target (orang) tertentu.

Icha mengatakan bahwa kasus bullying di lingkungan sosial tidak seterlihat di sekolah. Di lingkungan masyarakat tindak sosialnya bisa didiamkan atau dikucilkan, sedangkan di sekolah ada tindak fisik dan verbal.

Lanjutnya, anak yang dibully lebih lemah dari yang membully, disaat dia sudah lolos dari pembullyan, lalu dia melihat ada yang lebih lemah darinya, maka dia akan membalas dendamnya ke orang tersebut, hal seperti sudah masuk ke masalah psikologis anak yaitu anak tersebut ada rasa ingin melakukan atas apa yang dia alami.

Tambahnya, ada beberapa dampak bullying terhadap psikologis anak

Pertama, anak menjadi minder karena dia merasa beda dengan yang lain.

Kedua, anak tak akan berkembang karena merasa takut untuk mencoba.

Ketiga, anak akan merasa dirinya lemah.

Keempat, semangat menurun.

Kelima, anak akan menjadi pribadi tertutup.

Menurut Icha, cara mengatasi orang lemah mental karena terus dibully yaitu dengan memberi motivasi, mengajak dia menemukan jati dirinya, tuntun dia, beri masukan, beri pujian, buatlah dia senyaman mungkin dengan hal yang baru, dan support saja apa yang dia mau selama itu positif.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Resky Amelia Putri
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Berita
Diedit & Diverifikasi oleh: Nisrina Zakia Khalel (Redaktur Pelaksana)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 6 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.