Jurusan Psikologi Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Diskusi Bincang Sore melalui viazoomdengan temaManaging Online Learning and Academic Stress, Kamis (13/08).Bincang Sore ini perdana diadakan oleh Jurusan Psikologi dan akan menjadi wadah diskusi yang nantinya dapat dilaksanakan setiap minggunya.
Diskusi ini dibuka secara lansung oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNP, Prof.,Dr. Rusdinal., M.Pd.
Dalam kata sambutan nya, Rusdinal menyambut positif diskusi yang diadakan oleh Jurusan Psikologi ini. Selain itu, ia juga mengharapkan diskusi tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat luas dalam mengkaji lebih lanjut sisi keilmuan yang berkaitan dengan ranah psikologi.
"Diskusi ini dapat menjadi cikal bakal wadah yang diminati oleh masyarakat luas. Menambah motivasi teman-teman mengkaji lebih lanjut dari sisi keilmuan yang diperlukan. Harapan nya wadah ini dapat menunjang kinerja jurusan," ucapnya saat memberikan kata sambutan.
Dalam diskusi kali ini, pemateri diisi oleh dosen Jususan Psikologi, Zakwan Adri, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Zakwan menuturkan bahwa ada banyak isu dalam pembelajaranonlineyang perlu disesuaikan. Selain itu, bagaimana peran dosen dalam konteks transfer pengetahuaun menjadi isu yang menarik untuk dibahas.
"Riset yang ditemukan dari sudut pandang mahasiswa, bahwa teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan dosen, karena ada faktor lain selaintransfer of learning," jelas nya.
Ia melanjutkan bahwa pembelajaranonlinedalam transfer pengetahuan merupakan suatu hal yang bagus. Memberikan dampak positif bagi siswa dan mahasiswa untuk dapat sadar akan teknologi. Namun, bagaimana pun teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan guru atau dosen sebagai pengajar. Interaksi bersama guru atau dosen dan pengalaman lansung yang didapatkan secara tatap muka tidak diperoleh lewat pembelajaranonline.
Zakwan pun menjelaskan bahwa terdapat stres yang berhubungan dengan pembelajaranonline, salah satunya yaitu tujuan akademik yang mesti dicapai. Hal ini disebabkan oleh perubahan kurikulum yang menyebabkan proses transfer pengetahuan pun mengalami perubahan. Akibatnya proses transfer pengetahuan menjadi tidak matang dan siswa atau pun mahasiswa menjadi bingung dan stres.
Cara agar stres yang disebabkan oleh pembelajaranonlinedapat menjadi sehat dan terkelola bagi siswa dan mahasiswa salah satu nya adalah menjaga jadwal membaca secara teratur.
"Bagi mahasiswa memberikan bahan literatur yang berhubungan dengan pembelajaran dapat membantu mereka. Cuma bagi mahasiswa yang butuh usaha lebih untuk membaca, mungkin jadi stres tersendiri, maka mahasiswa bisa banyak dilatih untuk membaca," papar nya.
Tidak hanya membaca buku, namun stres akibat pembelajaranonlinedapat diatasi dengan meningkatkanself directed learning, yaitu pembelajaran yang diarahkan untuk diri sendiri. Dengan menguatkan diri untuk memilikiself directed learningmaka akan menguntungkan bagi siswa dan mahasiswa.
"Self directed learningmemberikan motivasi dalam diri mahasiwa untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas yang ada, atau ingin mendalami materi, atau berdiskusi dengan kelompok kecil. Itu akan sangat membantu mahasiswa untuk bisa menguasai materi yang diberikan dalam perkuliahan." Ungkapnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!