Berita

Zain: Mewujudkan Mimpi Sesuaikan Perencanaan dengan Rencana Hidup

Zain:  Mewujudkan Mimpi Sesuaikan Perencanaan dengan Rencana Hidup
Komunitas Sobat Inspirasi mengadakan diskusi online nasional yang mengusung tema Once A Dream, Now A Reality bersama Ahmad Zaini Fahmi via WhatsApp, Sabtu malam (15/8). f/doc

Komunitas Sobat Inspirasi mengadakan diskusionline nasional yang mengusung temaOnce A Dream, Now A Reality bersama Ahmad Zaini Fahmi viaWhatsApp, Sabtu malam (15/8). Ia merupakan mahasiswa berprestasi FPSB UII 2018, peraih beasiswa PPA Kemendikbud 2018, Konselor Komisi Kesehatan Persatuan Pelajar Dunia 2020, dan aktif di beberapa kegiatan internasional.

Zain mengatakan jika berbicara tentang mimpi ini merupakan sesuatu yang sederhana, namun luas dalam memaknainya. Setiap manusia pasti memiliki mimpi, impian, harapan dan mimpi itulah yang membawa manusia untuk melangkah pada masa yang akan datang.

"Mimpi adalah seni hidup. Inti dari seni itu adalah membuat sesuatu atau menciptakan sesuatu dan mimpi itu menciptakan perasaan hidup pada seseorang, sedangkan dalam psikologi mimpi diartikan sebagai harapan," jelasnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa yang berhak menentukan bolehkah bermimpi tinggi atau tidaknya adalah diri kita sendiri. Kita boleh bermimpi, karena sejatinya mimpi itu adalah gratis layaknya tertawa. Namun ada yang namanya realistis. Dalam realistis tersebut, kita harus dapat melihat bagaimana potensi dalam diri kita, bagaimana lingkungan kita, bagaimana jenjang pendidikan, dan sebagainya.

"Bermimpilah setinggi langit, karena jika nantinya kamu jatuh maka kamu akan jatuh diantara para bintang," paparnaya lewatvoicenote WhatsApp.

Dalam mewujudkan mimpi kita juga harus menyusunperencanaan. Memiliki mimpi harus disamakan dengan target, apakah mendukung atau tidak mendukung, karena nantinya akan berpengaruh pada tujuan besar yang sudah kita targetkan.

"Kita harus memiliki tujuan, strategi dan motivasi serta memiliki kegigihan," jelasnya.

Kemudian ia mengatakan hal yang tidak kalah penting adalah prinsip hidup, serta penting sekali untuk kita dapat menjadi diri sendiri dan tidak terlalu membandingkan diri kita dengan orang lain apalagi sampai menjudge pencapaian orang lain.

Ia berpesan jangan lupa jika membuat target harus menyeimbangkan target duniawi dengan akhirat. Bisa dengan tetap menjaga salat dhuha dan sedekah. Sekecil apapun sedekah yang kita berikan, itu akan berdampak besar bagi banyak orang. Kita para pemimpi harus dapat dijaga yang namanyahabluminallah danhabluminannas.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa bermimpi tidak akan pernah salah karena terdapat tiga pilihan yang akan terjadi yakni terkabul sesuai keinginan, terkabul melebihi keinginan, dan terkabul dengan ganti keinginan baik lainnya. Namun seringkali kita terlalu memaksakan kuasa hanya pada pilihan pertama dan melupakan bahwa semesta member yang terbaik selama kita sudah berjuang dengan cara yang lebih baik.

"Bermimpilah dan bertanggungjawab untuk terus meraihnya. Karena sejatinya dengan menjadi seorang pemimpi kita tidak akan terombang ambing kerasnya alur kehidupan," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Monalisa
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Redaksi Cetak
Diedit & Diverifikasi oleh: Nisrina Zakia Khalel (Redaktur Pelaksana)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.