Berita

Anak Muda Angkat Potensi Daerah Lewat Film Dan Konten

Anak Muda Angkat Potensi Daerah Lewat Film Dan Konten
Penanyangan film karya salah satu narasumber David Richard yang berjudul "Ranam" dalam acara Content Every Think ke-18 lewat via Zoom Meeting, Rabu (7/10) f/ Meisha*

Produksi Film Negara (PFN) menyelenggarakan acaraContent Every Think ke-18 dengan tema "Anak Muda Angkat Potensi Daerah Lewat Film dan Konten" dalam rangka merayakan Hari Jadi Forum PFN yang ke-75 via Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube, Rabu (7/10).

Acara ini dipandu oleh Inosensius Jemambut selaku Kepala Hubungan Masyarakat Perum PFN. Acara dimulai dengan penampilan film-film pendek karya narasumber dan dilanjutkan dengan penjelasan dari para narsumber terkait film dan konten.

Dalam acara ini, moderator menyampaikan bahwa acara ini digelar dengan tujuan meningkatkan kiprah anak daerah dalam pembuatan konten dan film. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mengeksplor potensi menarik di daerah agar lebih dikenal oleh masyarakat luas melalui film dan konten.

Ivan Mandalika yang merupakan pemenang sinematrografi terbaik dalam lomba film pendek PFN 2020 juga selaku narasumber mengatakan bahwa hal terpenting dalam membuat sebuah konten adalah konsistensi dan mau belajar. Ivan menambahkan, banyak anak muda sekarang menyerah ditengah jalan saat menghadapi titik jenuh atau masalah dalam pengerjaan konten atau film.

Hal ini senada dengan pernyataan yang disampaikan oleh narasumber kedua yaitu, David Richard selaku Pendiri East Borneo Film. "Kalau mau sukses kita harus berani mengekeplore dan berani menghadapi apapun resiko yang akan terjadi saat proses produksi film, itu sih intinya," tuturnya.

M. Resha Aniskurli selaku perwakilan dari Badan Nasional Penangulangan Terorisme (BNPT) mengatakan bahwa melalui Film dan konten kita bisa menyampaikan pesan kebangsaan, persatuan, kebhinekaan, toleransi, cinta tanah air, serta anti radikalisme dan terorisme. "Kami mempunyai 12 platform di BNPT TV yang bertujuan untuk mengangkat potensi di daerah dan mendukung kearifan lokal budaya kita, hal ini adalah bentuk dukungan dari BNPT dalam memajukan Indonesia," terang Resha.

Inosensius juga menambahkan bahwa film pendek dapat menjadi inspirasi untuk anak muda dalam mengangkat potensi budaya di derah. Hal terpenting menurutnya adalah adanya kemauan, konsistensi, dan tidak malu bertanya, maka konten-konten yang dihasilkan akan menarik.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Meisha*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Rahma Livia (Pemimpin Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.