Berita

Kemuliaan Seorang Wanita

Kemuliaan Seorang Wanita
Pamflet kegiatan MPJ Sumbar dengan tema "Mulia dan Terhina".

Fadhilah Fitri selaku pemateri dalam kajian Muslimah Perindu Jannah Sumatera Barat dengan tema " Mulia atau Terhina" menyampaikan bahwa menjadi wanita adalah sebuah kenikmatan, keberkahan, karunia, dan bukan musibah. Lanjutya, hal ini disampaiakan oleh Allah dalam al-quran yang maknanya Allah dan rasul menjunjung wanita dengan setingggi-tingginya bahkan hal yang dilakukan oleh wanita itu bisa dihitung sebagai jihad seperti melahirkan.

Menjadi mulia atau terhina adalah pilihan diri kita sendiri, pernyataan yang disampaikan oleh Fadhilah lewat voice note di grup WhatsApps MPJ Sumatra Barat, Kamis(31/12).

"Wanita tak harus menjadi sosok yang dimintai oleh orang, cukup menjadi diri sendiri yang sesuai dengan ajaran dalam Islam," ujarnya.

Fadhilah mangatakan bahwa menjadi wanita bukan hanya sebagai pelayan suami. Tapi, wanita itu dituntut untuk cerdas yang memiliki pengetahuan dan wawasan, sehingga dikatakan wanita itu juga dituntut memiliki ilmu. Tanpa ilmu, wanita tidak bisa membedakan antara baik dan buruk.

Tambahnya, selain cerdas wanita juga dituntut untuk tegas. Tegas yang dimaksud yaitu tegas pendirian sesuai dengan tuntutan agama kepada wanita seperti menjaga diri.

"Apa alasan yang membuat kita untuk menghina diri kita sendiri?, padahal Allah dan Rasulullah sangat menjunjung tinggi wanita," tuturnya.

Fadhilah juga manyampaikan, surga dibawah telapak kaki ibu. Ini merupakan salah satu bentuk kemuliaan wanita pada ajaran Islam. Dalam sebuah hadis juga diperjelas mengenai kemuliaan wanita yaitu jika wanita menunaikan salat lima waktu, melaksanakan puasa ramadan, menjaga kemaluannya, dan menaati suaminya, niscaya dikatakan kepada mereka, masuklah kedalam surga dari pintu manapun yang diinginkan.

" Semoga Allah memberikan keberkahan dalam setiap waktu kita, perjalanan hidup kita, dan memberikan kita rahmat serta hidayahNya," harapnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Resky Amelia Putri
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Berita
Diedit & Diverifikasi oleh: Rezky Ultabaini (Kepala Penelitian dan Pengembangan)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.