Berita

Visiting Lecturer Jurusan PLS FIP UNP: Konsep Lifelong Learning di Thailand

Visiting Lecturer Jurusan PLS FIP UNP: Konsep Lifelong Learning di Thailand
Tangkapan layar saat Dr. Gumpanat Boriboon, selaku Profesor di Universitas Shrinakarinwirot ,Thailand menyampaikan materinya pada webinar international batch1 via Zoom Meeting, Kamis (18/3).

Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan webinar internasional bagian pertama (batch1) dengan tema "The Role of Higher Education in Promoting Lifelong Learning: Case in Thailand". Webinar ini diadakan dalam rangka mewujudkan kerjasama antara jurusan PLS FIP UNP denganJurusan Pendidikan Orang Dewasa dan Pendidikan Seumur Hidup, Universitas Shrinakarinwirot, Thailand, Kamis (18/3).

Dalam pembukaannya, Prof. Dr. Hadiyanto M.Ed. selaku Wakil Dekan (WD) I FIP UNP, menyampaikan bahwa webinar ini sangat penting untuk semua aspek, terutama bagi jurusan PLS. Karena kegiatan ini merupakan suatu bentuk perwujudan kerjasama antara FIP UNP dengan yang lainnya. Hadiyanto berharap, kegiatan ini akan terus berlanjut dan tidak berhenti sampai disini.

Webinar ini menghadirkan pemateri yaitu Dr. Gumpanat Boriboon, selaku Profesor di Universitas Shrinakarinwirot ,Thailand.

Didalam pemaparan materinya, Gumpanat menyampaikan bahwa makna dari Lifelong education di Thailand adalah semua bentuk dan jenis pendidikan yang ada disana, seperti pendidikan formal, pendidikan non-formal dan pendidikan informal.

"Pendidikan seumur hidup adalah gabungan dari segala jenis dan segala bentuk pendidikan, pendidikan formal, pendidikan nonformal dan pendidikan informal, yang akan memungkinkan masyarakat mengembangkan kualitas hidup secara terus-menerus sepanjang hidupnya," ujarnya

Lebih lanjut, Gumpanat menjelaskan bahwa tujuan dari program ini yaitu untuk memenuhi kebutuhan orang yang tidak memiliki kesempatan untuk mengakses sekolah formal.

"Program-program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar orang-orang yang kurang beruntung yang tidak memiliki kesempatan untuk mengakses sekolah formal," tambahnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Lili Rahmadani
Jurnalis • Liputan Berita

Staf Perpustakaan
Diedit & Diverifikasi oleh: Rezky Ultabaini (Kepala Penelitian dan Pengembangan)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

5 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.