Berita

Wartawan Menyoal Kemerdekaan Pers

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Padang bekerjasama dengan LBH Pers dan Koalisi Wartawan Anti Kekerasan mengadakan acara diskusi publik bersama 40 wartawan Sumatera Barat, baik yang bertugas di media lokal dan media nasional. Diskusi dengan tema Menjaga Kemerdekaan Pers, Melawan Kekerasan ini, berlangsung di Genta Budaya Jalan Diponegoro No.4A Padang Sumatera Barat, Kamis (28/6).

Acara ini bertujuan untuk menyelesaikan beberapa hal terkait masalah penganiayaan fisik maupun tekanan psikis terhadap beberapa wartawan yang kerap dilakukan oleh oknum tertentu, seperti kekerasan yang dialami wartawan Favorit TV, Jamaldi bersama rekan-rekan oleh oknum marinir ketika tengah meliput pembongkaran warung remang-remang di Bukit Lampu, Lubuk Begalung. Ketika mengambil gambar, Jamaldi dipaksa menyerahkan kamera yang berisi gambar aksi tersebut. "Kamera saya dibanting dua kali," ujarnya ketika menjelaskan kronologis kejadian kepada peserta diskusi, Kamis (28/6).

Untuk membahas soal tindak kekerasan dalam kemerdekaan pers ini, dihadirkan Hendrayana, pemateri dari LBH Pers Jakarta. Ia mengatakan berdasarkan UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers, setiap wartawan yang bertugas di lapangan sudah ada hukum yang melindunginya dari tindakan kekerasan dan penganiayaan. "Barang siapa yang menghalangi wartawan maka akan dipenjara," ujarnya, Kamis, (28/6). Selain itu, sebagai wartawan tentunya berkewajiban untuk memahami dan melaksankan kode etik jurnalistik agar menghindari kemungkinan kekerasan itu terjadi, tambahnya. Astuni

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Tuni
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter SKK Ganto UNP
Diedit & Diverifikasi oleh: Dedi (Editor Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.