Berita

Kesiapan Universitas Andalas Yang Inklusi Terhadap Disabilitas

Kesiapan Universitas Andalas  Yang Inklusi  Terhadap Disabilitas
Tangkapan layar saat Prof. Dr. Mansyurdin, MS, saat menjelaskan draft peraturan penerimaan mahahsiswa penyandang disabilitas dalam diskusi publik melalui Plat Form Zoom meeting, Sabtu (10/4). f/doc.

Universitas Andalas (Unand) bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mengadakan 'Diskusi Publik' bertajuk "Mari Wujudkan Universitas Andalas yang Inklusi Terhadap Disabilitas." Acara ini diadakan melalui platform Zoom meeting, Sabtu (10/4).

Elvy Yenita selaku Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sumatera Barat (Sumbar), menuturkan alasan mengusung tema tersebut karena penyandang disabilitas punya harapan untuk bersekolah sampai Perguruan Tinggi.

"Alasan menangkat topik pembicaraan tersebut dikarenakan disabilitas mempunyai harapan untuk bisa melanjutkan pendidikan pada Perguruan Tingggi (PT), namun tidak tersedianya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk disabilitas sehingga mereka penyandang disabilitas harus mengubur cita-cita tersebut. Dimana perguruan tinggi hanya menerima orang yang sehat jasmani dan rohani," tuturnya.

lebih lanjut, Elvy, juru bicara isyarat ini berharap semua PTN yang tersebar diseluruh Indonesia menyediakan kesempatan kuliah bagi penyandang disabilitas. "Saya berharap semua Perguruan Tinggi (PT) adalah inklusi dan menyediakan kesempatan untuk penyandang disabilitas untuk dapat melanjutkan pendidikannya," tambahnya.

Sementara itu, Wendra selaku pembicara dari LBH Padang, menjelaskan bahwa LBH mencatat ada beberapa kasus disabilitas terhalang menjadi Abdi Negara, salah satu faktornya karena pendidikan. Lebih lanjut, Jika penyandang disabilitas dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi sambung Wendra, maka peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik semakin besar.

Wakil Rektor I (WR 1) Unand,Prof. Dr. Mansyurdin, MS, dalam sambutannya mengatakan telah menysun draft peratuaran dalam seleksi mandiri bagi penyandang disabilitas.

"Universitas Andalas telah menyusun kebijakan pendidikan dalam Draf peraturan Universitas Andalas Tahun 2021 pasal 3, yang berisikan Unand akan mengadakan seleksi mandiri bagi calon mahasiswa berkebutuhan khusus atau Penyandang Disabilitas (SMPD)," ungkapnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Sisri Hayati
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Tulisan
Diedit & Diverifikasi oleh: Habil Ramanda (Pemimpin Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 7 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.