Berita

Tolak Meninggalkan Gedung PKM, Aliran Listrik Dimatikan

Tolak Meninggalkan Gedung PKM, Aliran Listrik Dimatikan
Perwakilan UKM saat melakukan aksi berdiam diri di Gedung PKM dalam keadaan gelap, Sabtu (28/8). f/ Sandi.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan audiensi bersama Wakil Rektor III UNP Drs, Hendra Syarifudin, Ph.D di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Jumat (27/8).

Audiensi ini dilakukan atas penolakan mahasiswa UKM terhadap kebijakan rektorat UNP dalam penutupan gedung PKM.

Dalam audiensi tersebut WR III UNP menjanjikan akan menyampaikan tuntutan mengenai pembukaan Gedung PKM ke Majelis Pimpinan Universitas (MPU) Rabu depan.

"Saya akan menyampaikan semua aspirasi mahasiswa ini ke MPU Rabu depan," ujarnya.

Lebih lanjut, Hendra meminta mahasiswa untuk menyelesaikan aktivitas serta memerintahkan satpam agar mematikan lampu dan menutup gedung PKM lantaran waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB lewat.

"Saat ini keadaan sangat berbahaya, silahkan anda bubar dan kembali ke rumah masing-masing," tutupnya.

Setelah audiensi berakhir, aliran listrik di gedung PKM pun mati. Sejumlah UKM menolak perintah yang diberikan dan melakukan aksi dengan mendiami gedung PKM.

Akibatnya gedung PKM yang masih berisikan sejumlah mahasiswa dari berbagai UKM tersebut berada dalam keadaan gelap.

Atas hal tersebut, sejumlah mahasiswa UKM yang diwakili oleh Presiden Mahasiswa UNP Imam Wahyudi menyatakan sikap untuk terus melakukan aksi sampai gedung PKM bisa dibuka.

"Kami segenap keluarga unit kegiatan mahasiswa Universitas Negeri Padang menyatakan akan tetap melakukan aksi ini sampai sekretariat unit kegiatan mahasiswa dibukakan," ujarnya.

Lebih lanjut Imam menyampaikan pernyataan atas tuntutan dari UKM kepada Rektor UNP agar dapat melakukan audiensi bersama mereka.

"Aksi kami ini akan terhenti sampai dapat solusi atau bapak rektor bisa diskusi bersama kita," tutupnya.

Hingga pukul 02.00 dini hari sejumlah mahasiswa UKM tetap menempati gedung PKM meskipun dalam keadaan gelap.

Salah satu aktivis dari Unit Kegiatan Kesenian, Ridho menyebut tindakan mematikan listrik PKM hanya memperpanjang masalah dan meningkatkan kemarahan aktivis.

"Itu hanya memperpanjang masalah dan semakin meningkatkan amarah dari mahasiswa," tuturnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Kurnia Sandi
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Perusahaan
Diedit & Diverifikasi oleh: Rahma Livia (Pemimpin Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 8 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.