Berita

UNP Bakal Kelola Stadion Utama Sumatra Barat

UNP Bakal Kelola Stadion Utama Sumatra Barat
Stadion Utama Sumatra Barat, f/Ist

Ganto.co - Cita-cita dan harapan besar masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) untuk memiliki Stadion Sepakbola berstandar internasional bakal segera terwujud.

Berlokasi di Nagari Sikabu Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Stadion Utama Sumatra Barat yang didambakan publik Sumbar itu telah melewati proses pengerjaan tahap tujuh pada Januari 2022 silam.

Stadion yang dibangun di Lahan seluas 38,5 Hektar itu, memulai pengerjaan nya secara resmi pada 2018 silam namun pembebasan lahan terhitung sudah rampung pada 2015 lalu. Dikutip dari situs resmi Kabupaten Padang Pariaman padangpariamankab.go.id total dana keseluruhan pembangunan Stadion Utama Sumbar menghabiskan setidaknya 1,6 Triliun.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni pada 2015 silam, menjabarkan bahwa dana 1,6 Triliun itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatra Barat dan juga dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Memasuki tahun keempat pengerjaan di 2022 ini, Stadion Utama Sumbar sudah menyelesaikan tahap tujuh pembangunan pada Januari 2022 lalu, finalisasi tribun barat, timur, selatan dan utara beserta juga kelengkapan sarana dan prasarana seperti toilet, dreinase juga penanaman rumput berstandar internasional, sudah rampung pada tahap ketujuh.

Melansir dari IG resmi @stadionutamasumbar Rencananya, tahap delapan akan dilanjutkan pada 2023 nanti, dengan pengerjaan atap tribun utara, selatan, timur dan barat stadion.

Masalah utama yang sering kita temui di Stadion Besar yang berbasis di daerah adalah terkait pengelolaan, terakhir kita ingat bagaimana megahnya Stadion Utama Riau yang dipergunakan dalam ajang PON XVIII Riau pada 2012 silam justru terbengkalai, bahkan mirisnya sepanjang jalan masuk Stadion megah itu dijadikan tempat 'Tenda Ceper', pertumbuhan tanaman liar di sekitaran stadion juga tak dapat dielakkan, barulah akhir-akhir ini Pemerintah Provinsi Riau kembali melakukan perawatan terhadap 'Eks Venue PON'.

Jika kita tarik ke ajang yang lebih persetisius lainnya, Stadion Eks Piala Dunia sekalipun juga menerima nasib serupa, sebut saja Stadion Maracana di Brazil yang menjadi saksi bisu Juara 4 Kali Jerman membantai Brazil 7-1 di rumahnya sendiri pada 2014 lalu, Stadion Maracana jugalah yang menjadi saksi sejarah Juara kali ke empat untuk tim der panzer Jerman.

Kembali ke Pengelolaan Stadion Utama Sumbar, Universitas Negeri Padang (UNP) mendapat kepercayaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar untuk mengelola dan juga merawat Stadion ini jika benar-benar rampung nantinya. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Dekan lll Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP Nurul Ihsan kepada ganto.co di Ruang kerjanya, Kamis (23/6).

"Besok jika sudah rampung Stadion Utama Sumbar itu direncanakan akan dikelola UNP dan bisa jadi akan diberdayakan untuk proses perkuliahan mahasiswa FIK dan juga pembinaan atlet nantinya," ulas Nurul.

Nurul Menambahkan, UNP sebelumnya memang sudah memiliki lahan untuk dihabahkan guna membangun asrama ataupun gedung nantinya di area Stadion Utama Sumbar.

Selanjutnya, Nurul juga mengatakan sudah ada rencana Stadion Utama Sumbar akan dipergunakan untuk Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) November 2022, namun hal tersebut batal karena belum memenuhi syarat dan ketentuan berlaku.

"Kemaren sempat rencananya, kita akan menjadikan Stadion Utama Sumbar sebagai salah satu venue POMNAS, namun karena stadion belum ready, ya kita batalkan," pungkasnya.

Nurul yang juga Ketua Umum Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumbar itu, menjelaskan alasan kenapa UNP yang dipercaya mengelola Stadion Utama Sumbar.

Faktor terbesar kenapa UNP dipilih mengelola Stadion Utama Sumbar adalah dikarenakan UNP menjadi satu-satunya Universitas di Sumbar yang memiliki Fakultas Ilmu Keolahragaan, sehingga kemungkinan untuk stadion terbengkalai itu bisa diminimalisir.

"Faktor terbesar kita dipilih mengelola Stadion Utama Sumbar ini adalah karena kita ada Fakultas Ilmu Keolahragaan dan itu tak dimiliki Unand, UBH, atau Universitas lain di Sumbar, nah kemungkinan untuk stadion terbengkalai itu juga bisa diminimalisir, karena kita selalu gunakan," jelas Pria kelahiran 15 Mei 1982 itu.

Menarik kita simak apakah UNP akan berhasil mengelola Stadion Utama Sumbar yang berkapasitas 40.000 tempat duduk itu, dan kita tahu mengelola stadion besar juga butuh dana yang besar, semoga!

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Rino Warisman Putra
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Redaksi Daring
Diedit & Diverifikasi oleh: Maryani Anggi Safitri (Pemimpin Redaksi Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.