Berita

Seni Budaya Sebagai Empiris yang Menyatukan Bangsa

Seni Budaya Sebagai Empiris yang Menyatukan Bangsa
Ketiga pemateri sedang memaparkan materi tentang kaitan seni budaya dengan empat pilar kabangsaan di Hotel Mercure Padang, Kamis (24/11). f/Doni

Ganto.co - Wakil Rektor I (WR I) Universitas Negeri Padang (UNP) turut memberikan materi pada acara Pagelaran Seni Budaya dalam rangka pendidikan penguatan empat pilar kepada generasi muda di Ballroom Hotel Mercure Padang, Kamis (24/11).

Beberapa pemateri yang hadir pada acara ini yaitu Dr. Refnaldi, M.Litt., selaku WR I UNP, Drs. H. Zaitul Ikhlas Saad, M.Si., selaku narasumber pakar, dan Dr. H. Alirman Sori, S.H., M.Hum., M.M., selaku Pimpinan Badan Sosialisasi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari kelompok Dewan Perwakilan Daerah RI (DPD RI) Sumatra Barat (Sumbar).

Refnaldi mengatakan bahwa, terdapat 36 butir pengamalan nilai-nilai dalam Pancasila.

"Ada beberapa hal yang perlu kita ingat kembali, kita perlu mengembangkan 36 butir pengamalan nilai-nilai Pancasila," ucapnya.

Ia menegaskan agar kita jangan terfokus pada masa sekarang dan masa depan yang bisa mengakibatkan kita lupa akan masa lampau.

"Jangan terlena dengan masa sekarang dan masa depan tanpa melihat sedikitpun masa yang sudah berlalu," jelasnya.

Zaitul mengatakan, Minangkabau sangat kaya akan seni budaya dan semuanya berkaitan dengan empat pilar kebangsaan.

"Minangkabau merupakan bagian dari republik komunitas seni. Kalau bicara soal seni dan budaya, sangat kaya dan sangat luar biasa," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan dalam tari piring terdapat nilai-nilai yang dinamis dan inovatif, serta terdapat kolaborasi yang menghasilkan keharmonisan.

"Dalam tari piring ada nilai-nilai dinamis. Itu menggambarkan budaya orang Minang yang dinamis dan inovatif. Kita lihat dari kolaborasi antara pakaian, porsi, dan gerak. Artinya, kita boleh berbeda baik itu suku, ras, dan kepercayaan tapi ketika berada pada NKRI semuanya menyatu, ini yang digambarkan dengan musik," jelasnya.

Selaras dengan hal itu, Alirman dalam materinya mengatakan bahwa, seni budaya adalah empiris yang dapat menyatukan semuanya.

"Seni budaya kalau kita lihat secara empiris ini adalah bagian yang tidak terpisahkan, yang dapat menyatukan kekuatan-kekuatan Nusantara," ujarnya.

Alirman menambahkan, dalam setiap kegiatan akan ada kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila.

"Prinsip yang kita lakukan dalam setiap kegiatan harus berkaitan dengan nilai-nilai yang ada pada Pancasila, dan tidak boleh terputus mulai dari sila pertama, dua, tiga, empat, dan lima," tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan cara agar budaya Sumbar bisa dibudayakan dan dikenal oleh banyak orang.

"Cara untuk mengembangkan budaya di Sumbar adalah kita harus cintai budaya tersebut, dengan cara mempelajarinya, setelah itu baru dilestarikan. Dalami budaya kita, lalu praktikkan dan lakukan pendidikan seni budaya itu sendiri, dari yang tidak tahu menjadi tahu bagimana nilai-nilai yang terkandung dalam seni budaya kita," jelasnya saat diwawancarai Ganto.

Terakhir, Ia menambahkan bahwa, MPR tidak hanya mengembangkan budaya di Sumbar, tetapi di seluruh Indonesia.

"MPR memotret Indonesia, tidak Sumbar saja. Kami keliling Indonesia, memberikan motivasi dan mengedukasi masyarakat supaya bisa menghidupkan seni budaya secara terus menerus agar tidak tenggelam nantinya. Oleh karena itu, MPR melakukan sosialisasi empat pilar yang salah satu isi kegiatannya adalah Pekan Seni Budaya (PSB)," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Aisyah Fitri
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Pelaksana
Diedit & Diverifikasi oleh: Farhan Rakhmil* (Editor Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.