Ganto.co - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan Tabligh Akbar dan Penggalangan Donasi di depan Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (16/12).
Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai selesai ini, dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, dan penceramah kondang Ustad Abdul Somad.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan nasyid bela Palestina kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dan kata sambutan oleh Gubernur Sumbar. Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan bahwa, acara ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara di Palestina.
"Dalam rangka solidaritas, kepedulian kepada saudara Palestina, sampai saat ini Israel masih melakukan pembunuhan terhadap rakyat, menghancurkan rumah sakit, rumah penduduk, serta rumah ibadah," tuturnya.
Lebih lanjut, Mahyeldi mengutip perkataan Bung Karno mengenai isu Palestina.
"Sesuai yang dikatakan pendahulu bangsa ini, bapak proklamator kita, Soekarno mengatakan 'kalau seandainya Palestina belum merdeka, maka Indonesia tidak akan pernah membuka hubungan (diplomatik) dengan Israel'," pungkasnya.
Menurut Mahyeldi, berbicara mengenai masalah Palestina kali ini tidak hanya persoalan Islam, namun juga masalah kemanusiaan. Oleh karena itu Pemprov Sumbar pada tahun 2017 telah mengirimkan mobil ambulan sebanyak tiga unit ke Palestina.
"Pemprov, bupati, walikota, telah mengirimkan dua unit mobil ambulan ke Palestina pada tahun 2017, dan satu unit lagi pada tahun 2021 melalui PKK dan ibu-ibu Sumbar," ujarnya.
Dalam sebuah kesempatan di akhir acara, Mahyeldi menemui awak pers dan menjawab mengenai peran Pemprov Sumbar dalam berkoordinasi kepada Pemerintah Pusat dalam memperjuangkan Palestina.
"Pemerintah Provinsi telah berkoordinasi dengan pusat serta lembaga-lembaga yang telah diakui dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina," Jawabnya.
Acara ditutup dengan penggalangan donasi melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan target donasi mencapai Rp. 1 Trilliun. Ini mempertegas posisi Pemprov Sumbar dalam menyikapi krisis kemanusiaan di Palestina.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!