Teater Sisi menampilkan kebolehannya dalam mengolah drama panggung di Teater Tertutup Taman Budaya, Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (11/5). Teater mahasiswa asal Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini mengangkat naskah ‘INSAID, tak ada jalan untuk kembali’.
Naskah merupakan garapan Arief Sinaga yang juga merupakan sutradara drama. Dalam alurnya drama ini mengisahkan seorang tokoh bernama Nizam yang merupakan seorang penulis, terpasung dalam pemikiran-pemikirannya.
Waktu adalah hal yang paling ditonjolkan dalam drama ini. "Waktu merupakan sesuatu yang tidak akan pernah kembali," terang Muliani selaku pimpinan produksi. Muliani juga mengatakan naskah ini terinspirasi dari Al Quran, surah Al Ashr, yang menegaskan betapa waktu merupakan hal yang paling berharga. Terbukti dalam penggalan arti ayatnya ‘Demi waktu, sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian,’.
Usai penampilan drama panggung, juga diadakan diskusi antar komunitas teater Sumbar dengan Teater Sisi. Diskusi ini bertujuan mengoreksi dan memberi masukan untuk penampilan Teater Sisi. Novi
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!