Berita

Dari UNP Untuk Pendidikan Nasional

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) selalu diperingati tanggal 2 Mei setiap tahunnya. Pada tahun ini Universitas Negeri Padang (UNP) kembali memperingatinya dengan mengadakan upacara bendera di Lapangan Rektorat UNP. Ketika peringatan Hardiknas ini UNP selalu mengumumkan Dosen, Ketua Prodi dan Mahasiswa berprestasi. Lalu, seperti apa peringatan Hardiknas tahun ini di UNP? Bagaimana Pendidikan Indonesia pada saat ini? Mari ikuti wawancara reporter Ganto Faeza Rezi S dengan Pembantu Rektor I UNP Prof. Dr. H. Agus Irianto berikut ini.

Bagaimana pendapat Anda mengenai peneyelenggaraan hardiknas tahun ini?

Jika kita bandingkan dengan tahun yang lalu peringatan hardiknas pada tahun ini sudah lebih baik dari tahun yang lalu. Hal ini dapat kita lihat dari partisipasi peserta upacara bendera pada hari itu. Baik itu dari jajaran kampus, dosen, karyawan dan mahasiswa sudah banyak yang mengikuti jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini menandakan telah ada perkembangan kearah yang lebih baik.

Selain itu, kita sebagai perguruan tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) harus selalu memperingati hari-hari pendidikan. Siapa lagi yang akan memperingati jika tidak kita. Seharusnya kita sebagai LPTK harus selalu menggalakkan peringatan hari-hari pendidikan seperti itu. Kita harus memberikan contoh dan taudalan kepada perguruan tinggi yang tidak berlabel LPTK.

Bagaimana Anda melihat pendidikan Indonesia pada saat ini?

Pendidikan Indonesia saat ini masih carut marut. Hal ini saya katakana karena pendidikan kita belum mencapai suatu titel yang terbaik. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya para anak-anak yang masih belum tersentuh oleh pendidikan.

Apakan dana pendidikan 20% dari APBN sudah cukup untuk penyelenggaraan pendidikan di Indonesia?

Berbicara mengenai dana pendidikan 20% yang telah disiapkan jika diperuntukkan untuk learning process saya pikir sudah mencukupinya. Namun, yang menjadi permasalahannya sekarang adalah bukan diperuntukkan untuk proses pembelajaran itu sendiri. Peruntukan untuk proses pembelajaran yang saya maksud adalah penyediaan alat-alat pemebalaaran teknologi yang menujang pembelajaran serta sarana dan prasarana lainnya.

Namun, kenyataannya adalah semua anggaran pendidikan 20% bukan dipergunakan untuk learning process melainkan sudah termasuk dalam anggaran gaji guru dan anggaran yang tidak menunjukkan learning process tersebut. Anggaran 20% tersebut kebanyakan dihabiskan untuk garji guru. Dalam perhitungan saya pendidikan akan lebih bermutu jika itu dihabiskan untuk mendukung proses pembelajaran.

UNP sebagai LPTK. Bagaimana kontribusi UNP dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia?

UNP sebagai kampus LPTK sangat berperan dalam mencetak tenaga kependidikan di Indonesia. hal ini ditandakan dengan banyaknya jurusan-jurusan yang berfokus untuk mencetak tenaga-tenaga pendidikan yang profesional dan siap pakai. Hal ini sudah terbukti dengan banyaknnya para sarjana UNP yang telah mengabdi untuk pendidikan di Indonesia.

Apa yang akan dilakukan UNP untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia?

Beberapa hal yang akan dilakukan UNP demi mencetak pendidik-pendidik profesional adalah:

a. Mengurangi jumlah mahasiswa. Hal ini kita lakukan karena mempertimbangkan dengan keadaan dan kondisi kampus kita yang sedang dan akan membangun. Jika jumlah mahasiswa sebanding dengan sarana dan prasarana yang ada kita akan bisa menghasilkan lulusan yang handal dan profesional.

b. Menyediakan banyak beasiswa untuk membantu mahasiswa dalam penyelenggaraan pendidikannya. Diantara beasiswa yang diberikan adalah PPA, BBM, Bidik Misi dan sebagainya.

c. Meningkatakan kemampuan dosen dengan cara memberikan tugas belajar kepadanya.

d. Meningkatkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

e. Meningkatkan kerja sama dengan universitas dalam maupun luar negeri.

UNP baru saja memilih dosen berprestasi, ketua program studi berprestasi dan mahasiswa berprestasi. Bagaimana pendapat Anda mengenai hal ini?

Saya mengharapkan mereka ini bisa menjadi suri tauladan bagi orang-orang disekitarnya. Jika ia dosen bisa menjadi taudan oleh dosen yang lainnya. Begitu juga dengan mahasiswa juga bisa menjadi tauladan bagi mahasiswa di sekitarnya. Selain itu, mereka juga bisa mempertahankan prestasi yang telah mereka dapatkan. Semoga bagi yang dikirim ke tingkat nasional bisa menjadi juara.

Apa himbauan Anda untuk seluruh civitas akademika UNP?

Bagi seluruh civitas akademika mari kita sama-sama meningkatkan professional dibidang kerja masing-masing.

Bagaimana pendapat Anda tentang UN yang dilaksanakan di Indonesia?

UN seharusnya jangan dijadikan sebagai patokan utama lulus dan tidak lulusnya siswa. Seharusnya UN ini hanya dijadikan sebagai daya beda pendidikan. Hanya saja ini bisa dijadikan untuk mengetahui seberapa besar standar secara nasional telah dicapai oleh siswa. UN seharusnya bisa dijadikan untuk bahan evaluasi pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan. Jangan sampai siswa menganggap UN suatu hal yang menakutkan seolah-oleh sebagai hidup dan mati.

Saya setuju UN hanya dijadikan daya beda dalam pendidikan karena setiap daerah punya standarnya masing-masing. Kenapa demikian? Disetiap daerah belum mempunyai sarana dan prasarana pembelajaran yang sama. Contohnya saja sarana belajar yang dimiliki oleh siswa di Jakarta tidak sama dengan sarana yang digunakan siswa di Papua.

Oleh karena itu tidak mungkin kita menstandarkan pendidikan di seluruh tanah air jika sarana dan prasarana yang ada belum semuanya sama dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Beberapa hal misalnya, setiap sekolah sama-sama mempunyai sumber belajar yang sama. Contoh semuanya sudah terkoneksi dengan internet dan itu ada disemua sekolah ditanah air. Selain itu sarana dan prasarana lainnya juga sudah sama seluruh Indonesia. Maka dengan demikian baru bisa pendidikan kita bisa distandarkan.

Bagaimana pendapat Anda mengenai penyelenggaraan pendidikan UN tahun ini?

UN yang diselenggarakan tahun ini lebih buruk jika dibandingkan dengan tahun yang lalu. Jika tahun-tahun yang lalu hanya kesalahan dari pendistribusian namun saat ini penerbit dan pendistribusian sama-sama kacau. Nah, ini lebih parah dari tahun sebelumnya.

Apa poin positif dan negatif dari penyelenggaraan UN?

Poin positifnya tentunya kita tahu standar tertinggi bisa kita jadikan barometer ukuran sukses atau tidaknya penyelenggaraan pendidikan di Indonesia serta hasil dari UN tersebut bisa dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki pendidikan di masa depan.

Untuk negatinya jika UN dijadikan hanya satu-satunya standar pendidikan tentunya pendidikan kita akan mengupayakan memperoleh nilai saja. Selain itu juga akan memberikan rasa stres kepada guru, siswa dan orang tua. Oleh karena ini terjadilah tindakan-tindakan yang tidak baik dalam penyelenggaraannya.

Apa yang harus dilakukan agar pendidikan di Indonesia bisa lebih bermutu?

a. Pola pembelajaran yang bersifat induktif sangat bagus untuk diterapkan. Pembelajaran induktif yang saya maksud adalah seorang dosen/ guru bisa menemukan berbagai fakta dilapangan kemudian mahasiswa/ siswa menemukan beberapa konsep selanjutnya mengolah bedasarkan konsep-konsep yang telah ada.

b. Untuk mahasiswa pergunakan waktu dengan sabaik-baiknya. Dalam perkuliahan ada beberapa konsep yang diterapkan yakni dalam perkuliahan satu SKS maka membutuhkan waktu lima puluh menit (50 Menit) belajar dalam kelas dan dua jam belajar mandiri. Jika ini bisa diterapkan dalam perkuliahan maka akan mengahsilkan output pendidikan yang sangat baik.

c. Untuk guru bimbinglah siswa-siswa dengan sebaik mungkin dalam mengoptimalkan pengembangan dirinya.

Apa harapan Anda untuk pendidikan Indonesia di masa depan?

Semoga pendidikan di Indonesia bisa lebih maju. Dalam proses pembelajaran mari kita cari ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan sampai dalam proses pembelajaran kita hanya mencari gelar. Selin itu mari bersemangat dalam menuntut ilmu.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Faeza
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter SKK Ganto UNP
Diedit & Diverifikasi oleh: Via (Editor Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 7 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.