Berita

Diskusi Ruang Bersua, Bincang Soal Isu Seputar Keperempuanan

Diskusi Ruang Bersua, Bincang Soal Isu Seputar Keperempuanan
Pemateri Asyifa Ramadhani memaparkan materi dalam kegiatan Ruang Bersua di Ruang Standar Biologi FMIPA UNP, Rabu (22/5). f/Widya

Ganto.co - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan acara Ruang Bersua dengan mengusung tema "Mengangkat Isu-isu Seputar Keperempuanan". Acara ini diadakan di Ruang Standar Biologi FMIPA UNP, Rabu (22/5).

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Divisi Pemberdayaan Perempuan BEM FMIPA KM UNP Nur Istiqomah. Dalam sambutanya ia menjelaskan bahwa Ruang Bersua ini merupakan proker dari Dinas Pemberdayaan Perempuan yang mewadahi Isu-isu keperempuanan.

"Ruang Bersua ini merupakan proker dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, dimana kami mewadahi Isu-isu keperempuanan yang berkaitan dengan pelecehan seksual, Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dan kekerasan lainnya, " jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa acara Ruang Bersua kali ini merupakan acara pertama yang di selenggarakan dan akan diadakan tiga kali dalam satu kepengurusan.

"Acara ini merupakan acara pertama dari kepengurusan kami dan InsyaAllah akan di adakan tiga kali dalam satu kepengurusan," ujarnya.

Lebih lanjut, Nur Istiqomah berharap agar para audiens yang telah hadir dapat lebih peka terhadap Isu-isu keperempuanan dan tidak ada lagi terjadi kasus kekerasan seksual khususnya di lingkungan FMIPA.

"Semoga para audiens dapat lebih peka terhadap Isu-isu keperempuanan dan di FMIPA ini tidak ada lagi Isu-isu tentang kekerasan seksual," ujarnya

Acara Ruang Bersua ini juga menghadirikan seorang pemateri, Asyifa Ramadhani yang menjelaskan isu terkait penyimpangan seksual.

"Isu penyimpangan seksual merupakan isu yang sangat sensi untuk dibahas dan tidak luput dari pandangan kita," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab terjadinya penyimpangan seksual.

"Faktor pertama yaitu dibutuhkan nya figur orang tua, faktor kedua lingkungan pertemanan yang kurang baik, dan terakhir makanan atau asupan yang di cerna." jelasnya.

Melalui wawancara bersama Ganto, seorang mahasiswa FMIPA bernama Sindi Pratiwi mengungkapkan bahwa acara ini sangat penting untuk diadakan agar para mahasiswa dapat lebih aware terhadap Isu-isu keperempuanan.

"Acara ini penting untuk diadakan, karena berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan agar para mahasiswa dapat lebih aware sebagai perempuan," ucapnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Widya Oktarina
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Fotografi
Diedit & Diverifikasi oleh: Anantha Ameilya Ryzky (Sekretaris Umum)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

7 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.