Berita

PPKN UNP Adakan Bincang Asyik dengan Para Bacalon Walikota Padang 2024/2029

PPKN UNP Adakan Bincang Asyik dengan Para Bacalon Walikota Padang 2024/2029
Tangkapan layar pembukaan kegiatan Bincang Asyik via zoom meeting secara resmi oleh Dr. Al Rafni, M. Si selaku Kaprodi S2 PPKn, Sabtu (1/6). f/Juana*

Ganto.co - Program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan acara Bincang Asyik Episode Delapan dengan tema Potret Kota Padang di Tahun 2024/2029 melalui platform zoom meeting, Sabtu (1/6).

Dr. Al Rafni, M. Si selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) S2 PPKn menjelaskan bahwa acara ini merupakan agenda bulanan Program Studi PPKn yang bertujuan untuk memberikan ruang bincang akademis bagi mahasiswa.

"Berhubung sebentar lagi kita akan menyelenggarakan pilkada pada 27 November 2024, kita berharap kali ini pembicara-pembicara kita yang kompeten ini akan membicarakan bagaimana potret Kota Padang di tahun 2024/2029 serta program-program mereka untuk Kota Padang kedepannya," jelasnya.

Dalam diskusinya, Ekos Albar, S. E., M. M selaku pembicara menyampaikan ide dan terobosannya saat ditanyai tentang upaya pemerintah untuk memitigasi bencana di Kota Padang.

"Selaku pemerintah, kita tentu harus menyiapkan masyarakat terlebih dahulu. Masyarakat harus disiapkan secara mental, bahwa setiap terjadi bencana harus mengikuti arahan dari pemerintah. Seperti jika terjadinya tsunami, maka akan ada jalur-jalur evakuasi yang harus diikuti dengan tertib oleh masyarakat, selain itu juga ada radio bencana yang akan menyebarluaskan info tentang penanggulangan bencana alam dan evakuasi masyarakat," ucapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa kita harus memiliki standar bangunan yang benar-benar sesuai dengan kondisi geografis Kota Padang. Ia menambahkan bahwa kita harus banyak belajar dari negara Jepang, dimana izin dan struktur untuk mendirikan bangunan itu harus sesuai dengan standar daerah-daerah bencana.

"Pada saat ini banyak kita lihat pembangunan-pembangunan seperti hotel dan gedung bertingkat, yang dimana harusnya semua pembangunan ini mengikuti aturan. Hal ini dilakukan agar bangunan di Kota Padang mendatang sudah memenuhi standarisasi Internasional dalam menghadapi resiko bencana," tuturnya.

Selanjutnya, Miko Kamal, Ph. D sebagai pembicara juga menyampaikan gagasannya saat diberi pertanyaan tentang arah pembangunan Kota Padang.

"Menurut saya, arah pembangunan Kota Padang itu sangat sederhana sekali, yaitu menjadikan Kota Padang sebagai kota yang layak huni. Kota layak huni memiliki empat kata kunci, yaitu aman, nyaman, bersih dan partisipasi warga," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam usahanya untuk membangun Kota Padang sebagai kota layak huni, ia akan membangun lebih banyak fasilitas-fasilitas umum yang dapat digunakan oleh masyarakat.

"Jika pembangunan yang dilakukan berbasis kelurahan, maka tidak akan ada lagi masyarakat yang menganggap pembangunan hanya dilakukan pada daerah pusat kota," ucapnya.

Terakhir, ia juga membahas masalah pedagang kaki lima (PKL) dalam pembangunan Kota Padang sebagai kota layak huni. Ia menyampaikan bahwa banyaknya jumlah PKL di Kota Padang adalah karena tidak pernah ada konsep kebijakan sensitif PKL.

"Masyarakat Kota Padang ini DNA-nya berjualan, dimana ada tempat-tempat baru yang dibuka pasti masyarakat kita akan berjualan. Maka gagasan saya adalah membangun kebijakan sensitif PKL, yaitu membangun tempat khusus PKL. Hal ini dilakukan agar tidak ada lahan-lahan kosong yang digunakan untuk berjualan dan agar kita bisa mengendalikan jumlah PKL agar tidak membludak," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Juana Wangsa Putri
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Adinda Ardhia Salsabila (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 8 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.