Berita

Forsis FIP Ajak Mahasiswa Berperan Aktif dan Berkarya Menuju Generasi Emas 2045

Forsis FIP Ajak Mahasiswa Berperan Aktif dan Berkarya Menuju Generasi Emas 2045
Potret Rahmadini Aulia saat menjadi pemateri dalam acara Seminar Nasional MMKK, di Aula lantai 4 FIP UNP, Sabtu (14/9)

Ganto.co - Forum Studi Islam (Forsis) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang menggadakan seminar nasional Menjadi Mahasiswa Kaya Karya (MMKK) dengan tema "Optimalisasi Potensi Diri Menjadi Mahasiswa Yang Aktif, Bersinergi, Berprestasi, dan Berjiwa Sosial Tinggi" di Aula Lantai 4 FIP UNP, Sabtu (14/9).

Seminar nasional tersebut diikuti oleh Rahmadini Aulia mahasiswa berprestasi dari Universitas Andalas (UNAND) sebagai pemateri pertama dan pemateri kedua, Sanju Yedo Oksana seorang content creator dakwah dan influencer, Wakil Dekan Satu FIP Dr. Hanif Al Kadri, S. Pd, M. Pd, dan 150 orang yang terdiri dari pembina Forsis, mahasiswa baru FIP, panitia, tamu undangan.

Dalam pemaparan materinya, Rahmadini Aulia menyampaikan peran mahasiswa dalam menuntut ilmu serta mengintegrasikan dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Sebagai mahasiswa kita diberikan tugas atau peran untuk menuntut ilmu. Saat sekarang ini bagaimana kita mengintegrasikan dan mengimplementasikan ilmu serta bagaimana kita tetap menjadikan hal- hal yang besik itu sesuai dengan syariat islam," Ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menekankan pentingnya berupaya sesuai dengan kemampuan, baik melalui tindakan, lisan, maupun doa. Rahmadini mengutip sebuah hadist Rasulullah SAW yang menjadi panduan utama dalam menyikapi situasi ini.

"Ada suatu hadist yang mengatakan bahwasanya jika kita melihat suatu kezoliman atau kemungkaran maka cegatlah dengan tangan kita, jika masih tidak bisa cegatlah dengan lisan kita, atau jika tidak bisa juga maka doakan lah dan itu adalah selemah lemahnya ikhtiar kita," Jelasnya.

Selain itu, Rahmadini juga membahas peran mahasiswa dalam mewujudkan Generasi Emas 2045 sesuai dengan syariat.

"Yang bisa kita lakukan sebagai mahasiswa adalah menuntut ilmu dan perhatikan setiap ilmu harus disertai dengan adab sesuai dengan syariat, insyaallah dengan hal besik itu kita bisa mengambil peran bagaimana kita bisa mewujudkan generasi emas 2045," Ujarnya.

Rahmadini juga memaparkan pentingnya bagi mahasiswa untuk menetapkan tujuan diawal.

"Apa sih pentingnya untuk menentukan tujuan di awal pertama kita bisa mencoba untuk mengarahkan tujuan kita, dengan teman - teman tau tujuannya sekarang nanti teman - teman bisa memerincikan hal besar itu dengan hal yang kecil," jelasnya.

Menutup pemaparannya, Rahmadini mengingatkan peserta tentang pentingnya keyakinan dan rasa syukur dalam mencapai impian.

"Yakinlah kita semua bisa mencapai hal-hal yang kita impikan, berjuanglah berproseslah jika allah bisa dengan mudah mengubah siang menjadi malam maka allah juga mudah mengubah impian kita menjadi berkah," tutupnya.

Sanju Yedo Oksana, menyampaikan bahwa saat ini ada banyak cara bagi mahasiswa untuk menampilkan bakat mereka melalui media sosial.

"Kalau teman-teman mau menjadi content creator atau berkarya yang lebih baik lagi banyak kok sekarang, apa yang rasa teman-teman bisa ditampilkan maka tampilkan jangan pedulikan kata orang dulu, coba untuk menikmati dulu apa yang teman-teman punya karena disosial media itu sudah beragam banget. Banyak hal yang bisa teman-teman luapkan dari diri teman teman setelah didapat potensi teman - teman coba untuk dimaksimalkan," jelasnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Zaulia Mizani
Jurnalis • Liputan Berita

Kepala Penelitian dan Pengembangan
Diedit & Diverifikasi oleh: Adinda Ardhia Salsabila (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 7 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.