Berita

Subuh Mubarokah FT: Tips Raih Ketenangan Hati di Era Digital Menurut Islam

Subuh Mubarokah FT: Tips Raih Ketenangan Hati di Era Digital Menurut Islam
Tangkap Layar Ustadz Dafril saat menjelaskan materi kajian Subuh Mubarak Fakultas Teknik UNP, Jumat (8/11).

Ganto.co - Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Padang (UNP) gelar Subuh Mubarak dengan tema "Kiat Merawat Emosi di Era Digital untuk Meraih Ketenangan Hati" di Masjid Al Azhar UNP dan Platform Zoom Meeting, Jumat (8/11).

Pada kesempatan ini mengundang Sekretaris MUI Padang Ustadz H. Dafril Tuanku Bandaro, M. Pd. I. Acara ini juga dihadiri Rektor UNP Krismadinata, Ph.D., Senior Eksekutif Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D., dan para dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Padang.

Ustadz Dafril memaparkan emosi dalam Al-Qur'an sudah diterangkan dalam berbagai bahasa.

"Emosi dalam bahasa Al-Qur'an berarti kemarahan atau juga Hasan yakni kecemasan. Emosi juga dibahasakan dengan Kalkun, rasa takut. Emosi juga dibahasakan dengan nafsu amarah. Emosi ini dijelaskan dalam Al-Qur'an sehingga perlu dirawat dengan tiga konsep Islam untuk ketenangan hati," jelas Dafril.

Dafril menjelaskan tiga konsep Islam untuk membuat hati tenang.

Pertama, dekat dengan digital, bersahabat dengan Al-Qur'an.

"Tidak apa jemari kita sibuk dengan gadget apapun yang kita cari silakan. Jangan lupa dengan Al-Qur'an. Luangkan waktu kita untuk membaca Al-Qur'an."

Kedua, rajin bermedia sosial, disiplin dalam ibadah. "Di era digital ibadah dibagi tiga, yaitu ibadah yang hanya tau Allah kemudian ibadah bersama-sama berdzikir, kemudian ibadah yang sering dibagikan di media sosial. Hal itu disebut ibadah share," tutur Dafril.

Dafril menambahkan, "Bolehkah ibadah dishare? Boleh saja tapi satu dua saja. Jangan semuanya. Sisakan ibadah untuk Allah. Ketika kita pintar mengisi waktu dengan baik, maka waktu itu bisa bermanfaat."

Terakhir, Ia mengungkapkan pentingnya membagi waktu antara dunia nyata dengan dunia maya.

"Jadikan media sosial untuk memperbanyak silaturahmi dan jangan kita jadikan untuk memutus silaturahmi. Jangan jadikan media sosial dengan berjarak satu sama lain," tutup Dafril.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Natasa Alifah
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Tulisan Daring
Diedit & Diverifikasi oleh: Adinda Ardhia Salsabila (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.