Berita

Aksi Massa di Sumbar Tolak RUU TNI, Jaga Supremasi Sipil!

Aksi Massa di Sumbar Tolak RUU TNI, Jaga Supremasi Sipil!
Pemajangan kain yang bertuliskan "TNI Sok Asik" oleh masa Demo Tolak RUU TNI di depan Kantor DPRD Sumbar, kamis (20/3). f/Doni

Ganto.co - Koalisi Masyarakat Sipil Sumatra Barat (Sumbar) mengadakan aksi tolak Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI). Aksi ini berpusat di depan Kantor DPRD Provinsi Sumbar, Kamis (20/3).

Aksi yang bertema "Jaga Supremasi Sipil" ini dipelopori oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, dengan massa aksi berasal dari masyarakat sipil dan mahasiswa se-Sumbar.

Calvin Nanda Permana dari LBH Padang menjelaskan latar belakang dari aksi ini pada massa aksi dan pengguna jalan.

"Tampak viral di media sosial, bahwa kita akan kembali pada era Dwi Fungsi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) jika RUU TNI disahkan," tuturnya.

Muhammad Jalali dari LBH Padang dalam orasinya menyampaikan tuntutan bahwa TNI harus mencopot jabatan untuk menduduki jabatan sipil.

"Tentara, jika ingin menduduki jabatan birokratis, mereka harus mencopot jabatan, agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan dengan tindak kekerasan," ujarnya.

Wildan Kurniawan Harahap, Menteri Koordinator Pergerakan BEM KM Unand, menyatakan bahwa dengan disahkannya RUU TNI pada pagi tadi menandakan Indonesia dalam keadaan darurat.

"Dengan disahkannya RUU ini, ibarat kita menyuruh monyet untuk terbang kiasan, karena TNI tidak memiliki keahlian dalam urusan birokrasi pemerintahan," pungkasnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Doni Saputra
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Umum
Diedit & Diverifikasi oleh: Luca Greceri Febrin (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.