Selasa siang, (7/5) teras Aula Tengku Syafei, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat ramai didatangi oleh mahasiswa berseragam almamater kuning. Mereka adalah mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang hendak melakukan registrasi ulang sebagai peserta Talk Show 4 Pilar Goes To Campus. Lebih spesifiknya, peserta dalam acara ini adalah perwakilan tiap ormawa yang ada di UNP, masing-masing diundang sebanyak 7 orang.
UNP merupakan kampus ke-18 yang dikunjungi setelah penyelenggarakan acara serupa di 17 universitas sebelumnya. Acara ini merupakan buah kerjasama antara UNP dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI). Talk show yang bertemakan: "Perguruan Tinggi dan Permasalahannya" ini dihadri oleh Rektor UNP Prof. Dr. Phil. Yanuar Kiram, Pembantu Rektor III UNP Dr. Syahrial Bakhtiar dan Pembantu Rektor IV UNP Dr. Ardipal, M.Pd.
Acara ini memboyong narasumber tingkat Nasional dan salah seorang dosen UNP. Anggota DPR periode 2009-2014 Dedi Gumelar, anggota komisi X DPR RI periode 2009-2014 H. Raihan Iskandar serta salah seorang dosen Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP Dr. Afriva Khaidir, SH, M.Hum, MAPA.
Dialog yang merupakan bentuk sosialisasi empat pilar negara dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara ini dipandu oleh pembawa acara yang merupakan salah seorang artis Indonesia, Anya Dwinov dan Yana Indrawan. Selain itu dalam acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan komedi oleh pelawak Jaim, Jamil, dan Dibyo Primus.
Dalam sambutanya, Rektor UNP Prof. Dr. Phil. Yanuar Kiram menyatakan bahwa tidak ada tawar menawar dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Kalau ada yang ingin memisahkan diri, berantas saja," ujarnya, Selasa (5/7). Dan Ia juga menyampaikan kepada para mahasiswa yang menghadiri diskusi publik ini supaya dapat menyatu dengan pihak birokrat dalam menghadapi persoalan yang menghadang.
Dialog publik ini dikemas dalam empat sesi. Dalam acara pembukaan, ditampilkan komedi bertema pendidikan oleh pelawak Jaim, Jamil, dan Dibyo Primus. Selanjutnya pembukaan materi dan penyampaian materi oleh ketiga pemateri, serta sesi terakhir kesempatan bagi mahasiswa untuk bediskusi dengan ketiga pemateri tersebut.
Dalam diskusinya, Dedi Gumelar juga mengatakan bahwa pendidikan harus adil bukan hanya merata. Sedangkan kenyataan yang didapat sekarang adalah, 20% APBN tidak semuanya untuk pendidikan, tetapi 125 Triliyun telah dialokasikan untuk gaji guru, tunjangan, serta sertifiksai.
Namun, dibalik peliknya bahasan diskusi mengenai kehidupan pendidikan serta rumitnya permasalahan yang ada di lingkungan kampus ini. Dr. Afriva Khaidir, SH., M.Hum., MAPA, tetap bersyukur 4 Pilar Goes To Campus ini singgah di UNP. "Bisa menjadi ajang untuk belajar serta promosi kampus bagi kita" ujarnya, Selasa (5/7).
Di penghujung acara, Kasubag Minat Penalaran dan Informasi Kemahasiswaan BAAK UNP, Erman, berharap semoga mahasiswa selalu memahami dan mengĂ‚Âaplikasikan yang telah didiskusikan bersama narasumber. Meri Susanti
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!