Berita

9 Bahaya Konsumsi Garam Berlebih dan Cara Mencegahnya

9 Bahaya Konsumsi Garam Berlebih dan Cara Mencegahnya
Sumber foto : alodokter.com

Ganto.co - Di tengah kesibukan kuliah, organisasi, dan berbagai tugas, mahasiswa kerap memilih makanan cepat saji, mie instan, dan cemilan kemasan yang mudah ditemukan di sekitar kampus. Tanpa disadari, banyak dari makanan tersebut mengandung kadar garam (natrium) yang cukup tinggi. Konsumsi garam berlebihan berisiko membahayakan kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Garam memang berperan penting sebagai penyedap rasa. Namun, demi kepraktisan dan efisiensi waktu, mahasiswa sering mengonsumsi makanan tinggi garam secara berlebihan. Kebiasaan ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Dikutip dari Hello Sehat, berikut sejumlah dampak negatif konsumsi garam berlebih yang perlu diwaspadai.

1. Penurunan Kinerja Otak

Asupan garam yang berlebihan dapat menurunkan kemampuan kognitif. Garam berlebih merusak fungsi sel endotel pada pembuluh darah otak yang berperan menjaga kontraksi pembuluh dan kesehatan otak.

2. Gangguan Fungsi Ginjal

Ginjal harus bekerja lebih keras untuk memproses kelebihan garam dan protein dalam urine. Beban ini dapat menurunkan fungsi ginjal dan memicu pembengkakan jaringan tubuh (edema).

3. Risiko Hipertensi dan Penyakit Jantung Meningkat

Garam berlebih meningkatkan kadar natrium dalam darah, menarik cairan ke pembuluh darah, dan menaikkan tekanan darah. Akibatnya, jantung bekerja lebih keras dan berisiko mengalami gagal jantung serta stroke.

4. Demensia Vaskular

Kelebihan garam dapat menyumbat pembuluh darah otak, yang berkontribusi pada demensia vaskular—gangguan yang merusak daya ingat dan kemampuan berpikir.

5. Penipisan Tulang

Garam dalam jumlah tinggi menyebabkan kalsium terbuang melalui urine. Hal ini membuat tulang rapuh dan meningkatkan risiko osteoporosis, terutama pada wanita pascamenopause.

6. Risiko Kanker Lambung Meningkat

Penelitian dalam Frontiers in Nutrition menyebutkan bahwa konsumsi garam tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko kanker lambung, terutama bila dikonsumsi bersama makanan asin seperti acar dan daging olahan.

7. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Ginjal akan bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan natrium melalui urine, sehingga frekuensi buang air kecil meningkat.

8. Mudah Haus dan Dehidrasi

Kadar garam tinggi mengganggu keseimbangan cairan tubuh, menimbulkan mulut kering, rasa haus berlebih, serta risiko dehidrasi yang dapat mengurangi fokus dan daya ingat.

9. Muncul Kantung Mata

Penumpukan cairan akibat konsumsi garam berlebih dapat menyebabkan pembengkakan di wajah, terutama pada area mata, sehingga muncul kantung mata dan wajah terlihat kurang segar.

Cara Mencegah Dampak Negatif Konsumsi Garam Berlebih:

1. Kurangi konsumsi makanan olahan dan cepat saji tinggi garam.

2. Perbanyak minum air putih untuk mengeluarkan natrium.

3. Konsumsi makanan kaya kalium seperti pisang, yoghurt, dan kentang.

4. Batasi asupan garam harian maksimal 1.500 mg sesuai rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG).

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Ghina Asyifa Rahmadani
Jurnalis • Liputan Berita

Editor Berita
Diedit & Diverifikasi oleh: Riri Angraini (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.