Ganto.co – Komunitas Seni Nan Tumpah kembali menggelar festival seni bernama Pekan Nan Tumpah di Fabriek Blok, Jalan Prof. Hamka, Kota Padang, Selasa (26/7). Festival kali ini merupakan penyelenggaraan ke-7 yang rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali.
Pekan Seni Nan Tumpah tahun ini mengangkat tema "Seni Murni, Seni Terapan, Seni Terserah", yang dilaksanakan selama sepekan, dari tanggal 24 hingga 30 Agustus.
Mahatma Muhammad, selaku Direktur Pekan Nan Tumpah, menjelaskan mengenai tujuan dilaksanakannya festival ini.
"Tujuannya memang sebagai sebuah ruang temu berbagai lintas disiplin bidang seni dan non-seni bisa bertemu, berdialog, dan melihat kinerja para komunitas seni di Sumbar," jelasnya.
Mahatma mengatakan bahwa karya yang dipamerkan pada festival ini berasal dari berbagai daerah dan kalangan.
"Untuk karya yang ditampilkan itu berasal dari komunitas di Sumbar, Jawa Barat, Madura, dan Jogja. Kemudian ada 38 karya pameran seni dari generasi muda seperti siswa, mahasiswa, dan maestro seni," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemindahan lokasi pelaksanaan festival tahun ini merupakan bentuk protes terhadap infrastruktur seni di Sumatera Barat yang terbengkalai.
"Ini juga sebagai bentuk protes terhadap infrastruktur seni di Sumbar yang terbengkalai. Sudah nyaris 10 tahun gedung kita tidak selesai sehingga tidak ada satu ruang yang representatif di Sumbar untuk mempertemukan para seniman dan karya seninya," tuturnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!