Berita

7 Tuntutan Reformasi Polri di Sumbar

7 Tuntutan Reformasi Polri di Sumbar
Aksi Reformasi Polri di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (29/8/2025). f/Raihan

Ganto.co - Aksi Reformasi Polri yang digelar masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumbar pada Jumat (29/8/2025), melayangkan tujuh tuntutan. Presiden Mahasiswa Universitas Andalas, Dedi Irwansyah, membacakan tujuh tuntutan di hadapan peserta aksi usai Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSF., selesai menyampaikan pernyataan sikap.

Dalam aksi tersebut, Presiden Mahasiswa Universitas Andalas, Dedi Irwansyah, membacakan tuntutan masyarakat yang menyoroti berbagai tindakan aparat. Massa mengecam seluruh aparat kepolisian atas tindakan brutal dan represif yang bertentangan dengan tugas mereka sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sesuai UU No. 2 Tahun 2022.

Mereka juga mengecam tindakan represif terhadap pers maupun masyarakat yang menyebarluaskan informasi dugaan penyiksaan, sambil menuntut penghormatan terhadap hak atas kebebasan berpendapat dan hak atas informasi.

Masyarakat menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap Standar Operasional Pengamanan (SOP) Massa Aksi agar aparat tidak menjadi ancaman bagi masyarakat. Mereka juga mendesak kepolisian untuk menyampaikan permintaan maaf terbuka atas tindakan tidak profesional dalam penegakan hukum serta memastikan keadilan bagi korban.

Selain itu, pengusutan tuntas kasus Affan Kurniawan oleh kepolisian dan Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi sorotan, dengan harapan seluruh pelaku diproses sesuai hukum tanpa perlindungan atau impunitas. Massa aksi menuntut pertanggungjawaban serta pemberhentian secara tidak hormat bagi pelaku dalam kasus Affan Kurniawan dan beberapa korban lainnya, sekaligus menegaskan agar polisi kembali berperan sebagai pengaman masyarakat, bukan penindas.

Menutup tuntutannya, Dedi Irwansyah menyampaikan bahwa ini bukan tuntutan dari mahasiswa saja.

"Tutupan yang saya percaya, bukan tutupan atas pribadi saya, bukan tutupan atas instansi saya pribadi, tapi ini tutupan kita bersama, perasaan kita bersama." Tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

M. Raihan Rizal
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Redaksi Multimedia
Diedit & Diverifikasi oleh: Fitri (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

7 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.