Berita

Storytelling dan Read Aloud Warnai Penutupan Festival Literasi Daerah 2025

Storytelling dan Read Aloud Warnai Penutupan Festival Literasi Daerah 2025
Sesi Gelarwicara bersama Uda Obe dan Uni Citra, di Perpustakaan Daerah Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (11/9). f/Anggelita

Ganto.co - Festival Literasi Daerah 2025 resmi ditutup di Perpustakaan Daerah Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (11/9). Acara penutupan menghadirkan penampilan musik orgen, pemberian penghargaan kepada pemustaka terbaik, bazar literasi yang ramai pengunjung, serta Gelar Wicara: Storytelling (Mendongeng dan Read Aloud) yang menjadi sorotan utama.

Mengusung tema "Bedanya Mendongeng dengan Read Aloud", gelar wicara menghadirkan Uda Obe dan Uni Citra sebagai narasumber. Keduanya mengupas pentingnya metode membaca ekspresif bagi anak-anak melalui pemaparan teori sekaligus praktik langsung.

Dalam pemaparannya, Uda Obe menjelaskan bahwa read aloud berbeda dengan mendongeng.

"Read aloud merupakan proses membacakan, sedangkan mendongeng merupakan peristiwa mengkomunikasikan teks atau percakapan yang menyenangkan. Audiensnya anak-anak usia 0-14 tahun, dengan berbagai teknik mendongeng yang bisa membuat mereka terhibur sekaligus belajar," ungkapnya.

Sementara itu, Uni Citra menekankan bahwa read aloud bukan sekadar membaca, melainkan menyampaikan intonasi dan ekspresi agar anak-anak lebih terlibat.

"Tujuan read aloud adalah menumbuhkan kecintaan pada buku serta membangun interaksi antara orang tua dan anak. Kita membaca sesuai isi buku tanpa menambah atau mengurangi, sekaligus mengeksplorasi gambar-gambar di dalamnya," jelasnya.

Ia juga menyarankan agar orang tua aktif melibatkan anak dalam proses read aloud, salah satunya dengan mengajukan pertanyaan sederhana sebelum membaca.

"Bahkan orang tua bisa bertanya dulu kepada anak, misalnya tentang gambar yang mereka lihat sebelum membacakan isi buku," tambahnya.

Tidak hanya menyampaikan materi, Uni Citra dan Uda Obe juga memperagakan adegan mendongeng dan read aloud secara langsung. Orang tua nak-anak pun diajak merasakan pengalaman bercerita melalui contoh yang ditampilkan.

sesi pembacaan dongeng oleh anak-anak sd

Selain gelar wicara, area festival dipadati dengan kunjungan ke stan bazar yang menampilkan beragam buku dan produk literasi. Rangkaian acara Festival Literasi Daerah 2025 kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan stan terbaik.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Anggelita Febriani
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Redaksi Daring
Diedit & Diverifikasi oleh: Luca Greceri Febrin (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

7 + 6 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.