Berita

Program RANCAK UKFF Dorong Pemanfaatan Limbah Songket di Silungkang Oso

Program RANCAK UKFF Dorong Pemanfaatan Limbah Songket di Silungkang Oso
Proses pembuatan produk kreatif oleh Tim PPK Ormawa UKFF UNP di Desa Silungkang Oso, Kota Sawahlunto. f/i

Ganto - Tim PPK Ormawa UKFF Universitas Negeri Padang (UNP) berhasil melaksanakan program RANCAK (Rancangan Kreatif Silungkang) di Desa Silungkang Oso, Kota Sawahlunto. Program ini bertujuan mengembangkan kreativitas masyarakat dengan memanfaatkan limbah perca songket menjadi produk bernilai ekonomi. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga, berhasil membuat gantungan kunci berbahan dasar perca songket yang memiliki ciri khas budaya Silungkang.

Kepala Desa Silungkang Oso, Ferdinal, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia mengatakan, program RANCAK memberikan dampak positif karena melatih keterampilan dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

"Saya sangat bangga dengan antusiasme masyarakat, terutama ibu-ibu yang telah berhasil membuat produk kreatif dari songket. Program ini membuktikan bahwa limbah perca songket yang sebelumnya tidak bernilai dapat diubah menjadi cendera mata khas desa. Saya berharap kegiatan ini terus berkembang dan mampu mendukung perekonomian keluarga di Silungkang Oso," ujarnya.

Dosen pendamping PPK Ormawa UKFF UNP, Lailatur Rahmi, M.Pd., juga memberikan tanggapan terkait pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, RANCAK tidak hanya berfokus pada pelatihan keterampilan, tetapi juga berperan dalam menjaga warisan budaya.

"Songket Silungkang memiliki nilai filosofi dan sejarah yang mendalam. Melalui Rancangan Kreatif Silungkang, mahasiswa dan masyarakat berkolaborasi menghadirkan produk yang tetap menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat ekonomi kreatif," jelasnya.

Salah seorang anggota tim PPK Ormawa UKFF UNP, Egazia Evanggelis, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa semangat masyarakat dalam mengikuti pelatihan menjadi motivasi tersendiri bagi tim.

"Kami senang melihat antusiasme masyarakat. Gantungan kunci dari perca songket ini sederhana, tetapi memiliki makna karena lahir dari kerja sama antara mahasiswa dan warga," katanya.

Sementara itu, Ibu Rita, salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan rasa terima kasih atas terselenggaranya program tersebut. Ia menilai kegiatan RANCAK memberikan kesempatan bagi ibu rumah tangga untuk menambah keterampilan dan membuka peluang usaha rumahan.

"Kami berterima kasih karena bisa belajar membuat gantungan kunci songket. Kegiatan ini sangat bermanfaat, dan kami berharap dapat terus mengembangkan keterampilan ini untuk menambah penghasilan keluarga," ujarnya.

Pelaksanaan program RANCAK (Rancangan Kreatif Silungkang) oleh Tim PPK Ormawa UKFF UNP menunjukkan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pemanfaatan limbah perca songket menjadi produk kreatif yang mendukung ekonomi masyarakat serta memperkuat identitas budaya Silungkang.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Redaksi
Jurnalis • Liputan Berita

Admin
Diedit & Diverifikasi oleh: Anggelita Febriani (Pemimpin Redaksi Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

4 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.