Berita

Naik Kelas, Domino Jadi Cabang Perlombaan Dies Natalis UNP

Naik Kelas, Domino Jadi Cabang Perlombaan Dies Natalis UNP
Potret lomba domino tim Putri, di Aula Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kamis (9/10). f/Anggelita

Ganto.co - Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Lomba Domino dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-71 di Aula Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kamis (9/10). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian lomba yang diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Koordinator lomba, Mardepi Saputra, dosen Departemen Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, menjelaskan bahwa perlombaan tersebut diselenggarakan berdasarkan usulan sejumlah dosen yang ingin memperkenalkan domino sebagai salah satu cabang olahraga yang kini mulai diakui secara nasional.

"Lomba domino di kampus kita ini yang pertama. Ini merupakan masukan dari para dosen yang gemar bermain domino. Sejak tahun 2025, domino sudah masuk dalam kategori cabang olahraga," ujar Mardepi.

Peserta lomba terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, petugas kebersihan, petugas keamanan, serta pensiunan UNP. Total peserta mencapai 64 pasang untuk kategori putra dan 16 pasang untuk kategori putri.

Babak penyisihan hingga final dilaksanakan selama dua hari, dengan pertandingan final dijadwalkan pada Jumat (17/10) sore.

"Kemarin kategori putra sudah sampai ke babak delapan besar, dan hari ini giliran peserta putri yang bertanding. Nantinya akan dilanjutkan ke semifinal dan final di sore hari," jelas Mardepi.

Sistem pertandingan menggunakan sistem gugur, dengan aturan bahwa setiap pasangan harus merebut dua set kemenangan untuk melaju ke babak selanjutnya. Jika skor imbang 1–1, pertandingan dilanjutkan ke set ketiga. Setiap set terdiri atas perebutan hingga 101 poin.

Selain itu, ia juga menjelaskan beberapa aturan pertandingan untuk menjaga sportivitas dan pertandingan berjalan lancar.

"Ada beberapa aturan untuk peserta seperti dilarang berbicara dengan pasangan atau lawan, memberikan kode isyarat, maupun melakukan provokasi selama pertandingan berlangsung," ujar Mardepi.

Panitia juga melibatkan mahasiswa Departemen Pendidikan Olahraga sebagai juri dan wasit, karena mereka memiliki pemahaman teknis tentang permainan domino. Area pertandingan dibatasi agar penonton tidak memasuki arena, terutama pada babak final.

Antusiasme peserta terhadap lomba ini tergolong tinggi. Menurut Mardepi, pendaftaran sempat dibatasi karena waktu pelaksanaan yang hanya berlangsung selama dua hari.

"Peserta putra mencapai 64 pasang, dan masih ada sekitar 20 orang yang ingin mendaftar. Karena waktu terbatas, kami batasi hanya dua hari," katanya.

Mardepi menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba ini akan menjadi bahan evaluasi untuk tahun berikutnya.

"Kami berterima kasih kepada panitia yang telah memberikan kesempatan. Ke depan, lomba ini akan dievaluasi agar dapat dilaksanakan lebih baik lagi, baik dari segi waktu maupun kategori," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Anggelita Febriani
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Redaksi Daring
Diedit & Diverifikasi oleh: Fitri (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 6 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.