Berita

Kesaksian Pebrina Silfia, Mahasiswi UNP yang Terdampak Galodo di Lubuk Minturun

Kesaksian Pebrina Silfia, Mahasiswi UNP yang Terdampak Galodo di Lubuk Minturun
Momen pimpinan Universitas Negeri Padang (UNP) mendatangi mahasiswi FEB UNP yang Terdampak bencana di lumin pada Kamis (4/12). f/ist

Ganto.co - Mahasiswi Pendidikan Ekonomi (Tahun Masuk 2021) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Padang (UNP), Pebrina Silfia, terdampak bencana alam galodo hingga kehilangan rumah dan ibu kandungnya dalam kejadian yang terjadi pada Kamis, 27 November, di Lubuk Minturun.

Rektor UNP bersama rombongan mengunjungi tempat Pebrina tinggal sementara untuk mengantarkan bantuan kebutuhan dan logistik makanan. Rombongan tersebut terdiri atas Dekan FEB UNP dan Direktur Umum Keuangan UNP.

Pebrina Silfia, ketika ditemui pimpinan UNP, menceritakan kronologi kejadian saat bencana galodo menimpa dia dan keluarganya.

"Sekitar pukul 06.00 pagi hari itu (Kamis), air di belakang rumah sudah naik. Saya, ibu, dan abang kandung laki-laki pergi mengungsi menyelamatkan diri. Namun derasnya air saat keluar evakuasi membuat bagian belakang lalu samping rumah roboh dihantam air. Waktu itu kami diseret air gelombang pertama hingga akhirnya tiba di pohon kelapa untuk berpegangan (bertahan) dari derasnya air," ujarnya, Kamis (4/12).

Lebih lanjut, dia menceritakan kejadian setelah dirinya terbawa arus dan berpegangan pada pohon.

"Setelah itu, gelombang yang lebih besar datang sehingga membuat kami bertiga terpisah. Saat itu saya terbawa arus dan berusaha naik ke atap rumah warga, Pak. Dengan kondisi menggigil, saya dievakuasi dari atap. Abang saya ditemukan selamat, Pak, namun ibu sampai saat ini belum ditemukan," lanjutnya dengan tersedu-sedu.

Diketahui bahwa ayah Pebrina telah meninggal sejak ia masih kecil. Sehari-hari sebelum bencana, Pebrina tinggal bertiga bersama ibu dan abang kandungnya.

Di posisi terpisah, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNP menyampaikan ucapan belasungkawa atas musibah yang menimpa Pebrina.

"Kami dari UNP tentunya sangat berduka atas kejadian yang menimpa anak kami dari FEB, Pebrina Silfia. Semoga Pebrina dan abangnya diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. Kami dari Kemahasiswaan juga akan mencoba mencarikan alternatif bantuan studi berupa UKT ataupun bantuan skripsi untuk Pebrina," ujarnya kepada Reporter Ganto.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Doni Saputra
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Umum
Diedit & Diverifikasi oleh: Luca Greceri Febrin (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

4 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.