Berita

Banjir Aceh Utara Akibatkan Ribuan Warga Mengungsi dan Alami Krisis Pangan

Banjir Aceh Utara Akibatkan Ribuan Warga Mengungsi dan Alami Krisis Pangan
Kerusakan parah tampak di salah satu kawasan terdampak banjir bandang di Aceh Utara. f/Amrizal

Ganto.co - Banjir melanda Kecamatan Dewantara dan Langkahan, Aceh Utara sejak Rabu malam (4/12), menyebabkan kerusakan besar dan mengisolasi beberapa wilayah. Ribuan warga terpaksa mengungsi, beberapa rumah hanyut terbawa arus dan akses komunikasi serta listrik masih belum stabil.

Ferdiansyah, penduduk setempat menjelaskan bahwa curah hujan tinggi mulai malam Rabu menyebabkan banjir. Beberapa penduduk kampung bahkan telah mengungsi sejak malam kejadian.

"Untuk wilayah Dewantara, skala banjir cukup parah. Ada sekitar 5 korban jiwa dan rumah-rumah di pesisir seperti Geulumpang Sulu Timur terbawa arus sampai ke laut," ujarnya.

Ferdiansyah menyebutkan akses jalan dan rel kereta api mengalami kerusakan cukup parah.

"Jalan rel di Desa Geulumpang Sulu Timur ambruk, mobil warga yang mengungsi di atas rel hanyut terbawa arus, dan beberapa rumah langsung menghantam rel. Kondisi saat itu sangat mencekam karena derasnya arus dan akses terputus total," katanya.

Meski kondisi mulai berangsur normal sejak 4 Desember, berbagai kendala masih dirasakan. Listrik belum stabil, internet sulit diakses, harga bahan makanan melonjak, dan BBM mengalami panic buying.

Amrizal, relawan dari El Mansyur Peduli, melaporkan kondisi di Dusun Sarah Raja, Desa Leubôk Pusaka, Langkahan, yang hingga kini masih terdampak parah.

"Debit air sungai naik cepat, menghantam dusun dan menggenangi rumah warga sehingga banyak barang tidak sempat diselamatkan. Ladang, kebun, dan sawah hilang terseret arus," katanya.

Amrizal menjelaskan bahwa kebutuhan warga di lokasi banjir masih sangat mendesak dan beragam.

"Kebutuhan mendesak sangat banyak, mulai bahan makanan, air bersih, selimut, lampu darurat, hingga obat-obatan. Warga juga butuh dukungan jangka panjang untuk membuka akses jalan dan memulihkan lahan pertanian," jelas Amrizal.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Zahroh Salsabila basir
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Tulisan Daring
Diedit & Diverifikasi oleh: Aulia Ranti Putri (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.