Berita

Ketua UPI YPTK Soroti Tantangan Pewaris Bisnis di TEDx Universitas Andalas

Ketua UPI YPTK Soroti Tantangan Pewaris Bisnis di TEDx Universitas Andalas
Siti Rizki Mulyani saat menyampaikan materi bertajuk "Empire is Not Only About Privilege" dalam gelaran TEDx di Convention Hall Universitas Andalas, Minggu (15/2). f/Miftah

Ganto.co - Ketua Universitas Putra Indonesia Yayasan Perguruan Tinggi Komputer (UPI YPTK) sekaligus pengusaha perempuan, Siti Rizki Mulyani, menegaskan bahwa membangun sebuah imperium bisnis tidak semata-mata ditentukan oleh privilege atau keistimewaan. Melalui materi bertajuk "Empire is Not Only About Privilege" dalam kegiatan TEDx yang berlangsung di Convention Hall Universitas Andalas, Minggu (15/2), ia mengajak generasi muda memahami bahwa menjadi pewaris bisnis juga dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga, memimpin, dan mengembangkan usaha yang telah dirintis generasi sebelumnya.

Siti Rizki Mulyani mengungkapkan bahwa stigma terhadap pewaris bisnis kerap dianggap mudah karena seluruh fasilitas telah tersedia. Namun, menurutnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

"Banyak orang mengira pewaris pasti hidupnya indah dan instan. Padahal, tantangan terbesar justru bagaimana menjaga dan mengembangkan apa yang sudah dibangun generasi sebelumnya," ujarnya.

Untuk menggambarkan tantangan tersebut, ia mengibaratkan pewaris bisnis seperti pelari dalam lomba sepeda yang terus melaju kencang. Generasi penerus, katanya, harus mampu melompat ke sepeda yang sedang berjalan tanpa menghentikan lajunya.

"Di situlah tantangannya. Kita harus bisa menjaga, memimpin, sekaligus mengembangkan perusahaan yang sudah puluhan tahun berjalan," tambahnya.

Ia juga menyoroti pola pikir instan di kalangan generasi muda yang cenderung ingin serba cepat. Pola pikir tersebut, menurutnya, dapat memicu rasa tidak percaya diri akibat kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain.

"Ketika kita terus membandingkan panggung orang lain dengan panggung kita, di situlah mental kita bisa runtuh. Harapan dan mimpi perlahan hilang karena takut mencoba dan takut gagal," jelasnya.

Di akhir pemaparannya, Siti Rizki Mulyani menekankan tiga kunci kerja yang diajarkan keluarganya, yakni yakin, fokus, dan semangat.

"Tidak ada kata tidak bisa, tidak tahu, dan tidak mau. Harus bisa, harus tahu, dan harus mau," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Miftah Khairani
Jurnalis • Liputan Berita

Humas dan Sirkulasi
Diedit & Diverifikasi oleh: Aulia Ranti Putri (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.