Ganto.co - Dalam upaya memperkuat tali silaturahmi dan melestarikan seni budaya alam Minangkabau, para tokoh persilatan yang tergabung dalam "tuo-tuo silek"atau guru-guru besar Silat Solok Raya menyelenggarakan acara adat bertajuk Urak Belabeh. Kegiatan ini menjadi wadah berkumpulnya para pakar silat dari seluruh wilayah Kabupaten dan Kota Solok. Acara ini dilaksanakan di lapangan sepak bola Nagari Koto Hilalang pada hari Sabtu (4/4).
Sistem penyelenggaraan Urak Belabeh dilakukan secara bergiliran atau bergulir ke berbagai nagari di wilayah Solok. Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan untuk kedua kalinya di nagari Koto Hilalang.
Selain menjadi ajang pertemuan para tetua, acara ini juga melibatkan generasi muda. Para murid atau anak didik turut ditampilkan di gelanggang dengan didampingi langsung oleh guru-guru mereka sebagai bentuk pembinaan karakter dan pengenalan budaya sejak dini.
Jafrison Dt. Bandaro Alam, selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari Koto Hilalang (LPMN) menjelaskan bahwa tujuan utama dari perhelatan Urak Belabeh ini adalah untuk memastikan hubungan antar-sasaran (tempat latihan) dan perguruan silat di Solok tetap terjaga dengan erat.
"Tujuan diadakannya acara ini adalah menjalin silaturahmi antara perguruan silat yang ada sehingga keterkaitan satu perguruan dengan perguruan lain tidak terputus," ujarnya.
Beliau berharap melalui konsistensi acara ini, seni budaya alam Minangkabau, terutama di wilayah Kabupaten Solok, dapat dipertahankan kekokohannya.
"Harapan kami acara Urak Balabeh ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan dalam rangka kita mempertahankan kokohnya seni budaya alam Minangkabau ini, khususnya di kebupaten Solok," tutupnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!