Ganto.co - Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Negeri Padang (UNP) mengeluhkan perubahan sistem pemilihan lokasi ujian, terutama peserta yang berasal dari luar Kota Padang. Sistem baru hanya memperbolehkan peserta memilih kota pusat UTBK, sementara kampus lokasi ujian ditentukan otomatis oleh sistem.
Dalam wawancara pada Selasa (21/4), sejumlah peserta menilai kebijakan tersebut menyulitkan peserta dari daerah karena harus menempuh perjalanan jauh menuju lokasi ujian yang tidak dapat dipilih sendiri.
Rehan, peserta asal Bukittinggi, mengaku kelelahan karena harus pulang pergi ke Padang pada hari pelaksanaan ujian.
"Perjalanan dari kampung ke Padang lumayan jauh karena saya tidak menginap, tetapi langsung pulang pergi," ujarnya.
Selain jarak tempuh, Rehan yang baru pertama kali datang ke UNP juga sempat kesulitan mencari ruangan ujian. Ia berharap peserta tetap diberi kebebasan memilih kampus pelaksana ujian.
"Menurut saya, pemilihan universitas jangan langsung dipilih otomatis oleh sistem," katanya.
Keluhan serupa disampaikan Nadia, peserta asal Solok yang pernah mengikuti UTBK tahun lalu. Menurutnya, sistem sebelumnya lebih memudahkan peserta karena masih bisa memilih perguruan tinggi lokasi ujian.
"Tahun kemarin peserta bisa memilih lokasi PTN untuk UTBK. Kalau sekarang sistemnya diatur dari sana. Jadi kalau kita jauh dari Unand kan susah, apalagi sesi pagi," ujarnya.
Nadia berharap sistem pemilihan lokasi UTBK tahun mendatang kembali seperti sebelumnya.
"Saya berharap sistem pemilihan lokasi UTBK bisa seperti tahun lalu lagi," tutupnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!