Ganto.co - Fenomena menurunnya sikap hormat remaja terhadap orang tua menjadi sorotan dalam film pendek berjudul Ma Ma Ma. Karya ini ditayangkan dalam rangka perayaan ulang tahun ke-16 Unit Kegiatan Film dan Fotografi (UKFF) Universitas Negeri Padang (UNP), yang berlangsung di Pendopo PKM UNP pada Sabtu (25/4).
Muhammad Fathir Sidiq selaku sutradara mengungkapkan bahwa film ini tercipta dari keresahan pribadinya melihat sikap remaja yang dinilai semakin kurang menghargai orang tua.
"Kebiasaan orang tua yang terlalu memanjakan anak tanpa diimbangi dengan pendisiplinan menjadi salah satu penyebab utama seorang anak tidak mampu menghargai pengorbanan dan perhatian orang tuanya," ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa isu ini sangat dekat dengan kenyataan yang dihadapi remaja, terutama mereka yang sedang beranjak dewasa dan dalam masa pencarian jati diri.
"Ketegasan yang ditunjukkan orang tua sering kali disalahartikan sebagai bentuk kekerasan atau ketidaksayangan, padahal hal itu justru sangat penting untuk membentuk kedewasaan dan kepribadian anak," lanjutnya.
Adie Asari Putra, mahasiswa Program Studi Seni Rupa angkatan 2023 yang memerankan tokoh Tio, sosok anak manja dan sangat bergantung pada orang tua, mengaku menghadapi sejumlah tantangan saat memerankan karakter tersebut.
"Peran ini cukup sulit saya jalani karena sifatnya sangat berbeda dengan kepribadian saya sehari-hari. Salah satu bagian yang paling menantang adalah ketika harus berakting menangis dalam beberapa adegan," ungkapnya.
Sementara itu, Razky Dhafa, yang menjabat sebagai produser sekaligus penasihat dalam produksi film Caang 2025, menyampaikan harapannya.
"Saya berharap ke depannya UKFF semakin aktif menghasilkan karya-karya berkualitas, dan tetap menjaga semangat untuk terus belajar serta mengembangkan kemampuan di bidang perfilman dan fotografi," harapnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!