Ganto.co - Perhimpunan Mahasiswa Tata Negara (PMTN) Fakultas Hukum (FH) Universitas Andalas (UNAND) berkolaborasi dengan Lembaga Advokasi Mahasiswa (LAM) dan Pengkajian Kemasyarakatan (PK) menggelar kegiatan nonton film dan diskusi publik film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di Gedung Serba Guna FH UNAND, Senin (11/5). Kegiatan ini membahas isu sosial dan kritik terhadap praktik kolonialisme modern yang diangkat dalam film dokumenter tersebut.
Ketua LAM & PK, Muhammad Farel, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membuka wawasan mahasiswa dan masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
"Acara ini dibuat agar mahasiswa ataupun masyarakat umum dapat melihat berbagai persoalan yang dilakukan pemerintah secara terbuka tanpa ada yang ditutupi," ungkapnya.
Dosen FH UNAND, Feri Amsari, menjelaskan judul Pesta Babi memiliki makna simbolik yang berkaitan dengan tradisi dan bentuk perlawanan masyarakat terhadap kondisi tertentu.
"Saya melihat hal ini sebagai sebuah tradisi yang melekat pada sebagian masyarakat dan menjadi bentuk persiapan perlawanan mereka terhadap pemerintah," jelasnya.
Sutradara Watchdoc Documentary, Dandhy Dwi Laksono, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang hadir dalam pemutaran film tersebut.
"Saya sangat berterima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. Dari beberapa tempat yang saya datangi, di sini menjadi salah satu lokasi dengan jumlah penonton terbanyak, lebih dari 600 peserta. Semoga ini menjadi percikan semangat perjuangan," ujarnya.
Salah seorang mahasiswa UNAND juga menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Saya berterima kasih kepada panitia LAM & PK dan PMTN UNAND yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan membuka wawasan kami terhadap isu yang sebelumnya sulit kami akses," ujarnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!