Ganto.co -Dalam rangka Hari Raya Iduladha, sebagian mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) masih bertahan di kampus dan tidak pulang ke kampung halaman. Meski jauh dari keluarga, suasana lebaran di kampus dinilai tetap ramai karena dirayakan bersama teman-teman perantauan, Rabu (27/5).
Rani, mahasiswa dari Program Studi (prodi) Matematika mengatakan suasana lebaran di kampus tetap ramai dan seru karena bersama teman-teman.
"Walaupun tidak sama keluarga disini tetap ramai dan seru karena bersama teman-teman," ujarnya.
Ia juga mengaku tetap merindukan momen berkumpul bersama keluarga dan sulitnya mencari makan di sekitar kampus.
"Rindu ngumpul sama keluarga dan makan ketupat, karena disini sulit dan bingung cari makan apalagi lebaran," katanya.
Rani mengaku iri melihat teman-teman yang bisa pulang dan merayakan lebaran di rumah.
"Iri liat teman-teman bisa pulang kampung sementara kita tetap di kampus," ucapnya.
Hal serupa juga dirasakan Nahra Faiza, mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi. Ia mengaku sedih menjalani lebaran di kampus, terutama saat takbiran.
"Lebaran disini terasa sedih, apalagi pas takbiran karena ga sama keluarga," katanya.
Ia juga mengatakan merindukan makanan khas lebaran yang biasa tersedia di rumah.
"Disini ga bisa makan rendang ataupun ketupat, kalau di rumah pulang salat langsung bisa makan," ujarnya.
Sebagai mahasiswa rantau yang sudah ketiga kalinya merayakan lebaran di kampus, Nahra mengaku mulai terbiasa dengan kondisi tersebut.
"Sebagai mahasiswa rantau yang udah 3 tahun lebaran disini jadi kesannya udah biasa aja," katanya.
Ia berharap mahasiswa rantau tetap kuat dan sabar meski tidak bisa merayakan lebaran bersama keluarga.
"Harapan saya kepada mahasiswa rantau kuat-kuat dan sabar aja walau kita ga bisa pulang," tutupnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!