Ganto.co - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Fakultas Farmasi Universitas Andalas (UNAND) menggelar kegiatan Sharing and Hearing Experience bertajuk "Shining Through Scholarship" secara daring melalui Zoom Meeting, Minggu (31/5).
Kegiatan ini membahas strategi dan tips untuk memperoleh beasiswa, terutama Paragon Scholarship Program (PSP).
Faizah Jazilah selaku narasumber dalam kegiatan ini mengatakan Paragon Scholarship Program merupakan program beasiswa yang berada di bawah naungan Paragon Corp sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap sektor pendidikan dan kesehatan di Indonesia. Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menyediakan berbagai program pengembangan diri bagi para penerimanya.
"Paragon mencari mahasiswa yang memiliki semangat untuk berkembang, aktif berorganisasi, dan mampu memberikan dampak bagi lingkungan sekitarnya. Prestasi tidak selalu harus berupa juara, tetapi juga bisa ditunjukkan melalui berbagai aktivitas dan kontribusi yang dilakukan," ujarnya.
Selanjutnya, ia menegaskan pentingnya persiapan sejak dini bagi mahasiswa yang ingin mengikuti program beasiswa. Ia menyarankan mahasiswa untuk mulai menyiapkan dokumen pendukung, seperti CV, sertifikat prestasi, surat rekomendasi, serta aktif mencari informasi mengenai karakter dan kriteria penerima beasiswa yang dicari oleh penyelenggara.
"Menurut saya, satu semester itu sudah cukup terlambat untuk mulai mencari beasiswa. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan dokumen dan mencari informasi sejak awal agar lebih siap ketika kesempatan beasiswa dibuka," ujarnya.
Kemudian, Faizah juga menjelaskan pentingnya penyusunan esai yang terstruktur dan relevan dengan permasalahan yang ada di masyarakat. Ia menyebut bahwa ide atau program yang ditawarkan harus memiliki tujuan yang jelas, terukur, realistis, serta memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
"Esai yang baik bukan hanya menjelaskan sebuah ide, tetapi juga harus menunjukkan bagaimana ide tersebut dapat dilaksanakan, memberikan dampak yang terukur, dan menjawab permasalahan yang benar-benar ada di lingkungan sekitar," jelasnya.
Selain itu, Faizah turut membagikan sejumlah tips menghadapi wawancara beasiswa. Menurutnya, peserta perlu mempersiapkan jawaban terkait perkenalan diri, pengalaman organisasi, pencapaian, hingga alasan memilih program beasiswa yang dilamar.
"Persiapan wawancara tidak bisa dilakukan secara spontan. Kita harus memahami program beasiswa yang diikuti dan mempersiapkan jawaban yang sesuai dengan pengalaman serta tujuan yang dimiliki," jelasnya.
Sebagai penutup, Faizah berharap materi yang disampaikan dapat membantu mahasiswa memahami proses seleksi beasiswa serta mempersiapkan diri sejak dini untuk mengikuti berbagai program beasiswa selama masa perkuliahan.
"Harapannya, teman-teman tidak takut untuk mencoba mendaftar beasiswa. Teruslah mengembangkan diri, aktif mencari pengalaman, dan jadikan setiap kegagalan sebagai evaluasi untuk menjadi lebih baik pada kesempatan berikutnya," tuturnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!