Berita

Pelatihan Confident Speaker Tingkatkan Kepercayaan Diri

Pelatihan Confident Speaker Tingkatkan Kepercayaan Diri
Foto bersama kegiatan Pelatihan Confident Speaker yang diselenggarakan mahasiswa Teknologi Pendidikan UNP di Ruang kuliah FIP Kamis (4/6). f/Siti

Ganto.co- Mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan mata kuliah Manajemen Sistem Kepelatihan menggelar Pelatihan Confident Speaker: Public Speaking dan Personal Branding di Ruangan kuliah Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Kamis (4/6). Kegiatan ini mendatangkan Narasumber dari pemenang Kompetensi debat mahasiswa indonesia 2025sekaligus Chief Executive Officer (CEO) HostPro Digital Business, Sella Twuentika.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berbicara di depan umum dan membangun personal branding positif di era digital. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan rasa gugup, teknik public speaking, serta strategi membangun citra diri profesional.

"Kepercayaan diri dan personal branding merupakan bekal penting bagi mahasiswa," ujar Sella.

Sella menjelaskan bahwa rasa gugup saat berbicara di depan umum adalah hal wajar dan dapat diatasi lewat persiapan matang, pengaturan napas, serta latihan konsisten. Menurutnya, gugup tidak harus dihilangkan, melainkan dikelola agar tidak mengganggu penyampaian pesan.

"Gugup itu normal, yang penting adalah bagaimana kita mengelolanya dengan baik," jelasnya.

Peserta juga dibekali teknik dasar public speaking, antara lain bahasa tubuh, penggunaan mikrofon, artikulasi, serta pengaturan intonasi dan tempo berbicara agar pesan tersampaikan efektif. Sella menekankan bahwa efektivitas berbicara bergantung bukan hanya pada isi materi tetapi juga cara penyampaian.

"Public speaking yang efektif membutuhkan keseimbangan antara suara dan bahasa tubuh," ungkapnya.

Pada sesi personal branding, Sella memaparkan pentingnya membangun citra diri yang positif dan profesional, terutama bagi mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja. Personal branding membantu individu menunjukkan potensi, kemampuan, dan nilai kepada lingkungan akademik maupun profesional.

Ia juga menyoroti pentingnya struktur penyampaia pada pembukaan yang menarik, isi yang terorganisir, dan penutup yang kuat agar pesan mudah diingat. Penguasaan teknik vokal dan bahasa tubuh menurutnya harus diimbangi kemampuan menyusun pesan yang jelas dan terarah.

Salah seorang peserta, Nabila, mengaku mendapat manfaat karena materi disertai praktik sehingga lebih mudah dipahami.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami bisa langsung mempraktikkan materi. Dari praktik tersebut saya jadi lebih memahami cara mengatur intonasi, bahasa tubuh, dan meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara di depan umum," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap peserta dapat mengembangkan keterampilan public speaking serta membangun personal branding positif untuk menunjang aktivitas akademik dan karier di masa mendatang.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Siti Nur Hasanah*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Zahroh Salsabila basir (Redaktur Tulisan Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.