Ganto.co - Mahasiswa Deparetemen Teknologi Pendidikan (TP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) angkatan 2024 menggelar Nonton Bareng (Nobar) Film Pendek Edukatif di Aula FIP UNP Lantai 4, Kamis (18/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari Project Based Learning (PjBL) mata kuliah (matkul) Pengembangan Media Video periode Januari–Juni 2026.
Sebanyak delapan film pendek ditayangkan melalui dua layar, masing-masing mengangkat satu dari delapan unsur karakter menurut Thomas Lickona, yakni kejujuran, kasih sayang, keberanian, kebaikan, pengendalian diri, kerja sama, ketekunan, dan kepercayaan. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan dibimbing oleh Novrianti, dan Khairul Alfahani selaku dosen pembimbing matkul.
Dosen pengampu mata kuliah, Khairul Alfahani, menjelaskan bahwa pemilihan metode PjBL sejalan dengan tujuan program studi dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai teknologi muda dan pengembang multimedia.
"Di departemen TP, mahasiswa memang dipersiapkan dengan banyak skill set. Salah satu media dalam menyampaikan pembelajaran bisa menggunakan video, sebab itu mahasiswa diberikan projek akhir secara berkelompok," ujarnya.
Khairul menyebut tema delapan unsur karakter Thomas Lickona dipilih karena dinilai relevan dengan kondisi mahasiswa saat ini.
"Tema ini dipilih karena beberapa karakter tersebut sudah mulai pudar di kalangan mahasiswa. Film yang dibuat ini untuk membangkitkan lagi karakter tersebut, namun tidak terbatas pada mahasiswa saja," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kompetensi yang ingin dicapai melalui proyek ini tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan mahasiswa dalam mengemas pesan secara kreatif.
"Pesan positif dan edukatif yang dikemas dalam film ini diharapkan lebih mudah dipahami dan dimaknai, khususnya oleh Gen-Z," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan nobar ala gala premiere ini merupakan yang pertama kali digelar di program studinya dan menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras mahasiswa.
"Kegiatan ini adalah bentuk penghargaan atas kerja keras mahasiswa yang telah berjuang dan berproses dalam pembuatan film ini. Film karya mahasiswa ini juga sedang dalam proses pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)," tegasnya.
Novira Aisya Putri, mahasiswa mata kuliah Pengembangan Media Video, mengungkapkan bahwa timnya mengerjakan film pendek tersebut selama sekitar dua hingga tiga minggu.
"Tantangan terbesar yang kami hadapi adalah mengatur jadwal seluruh anggota tim agar bisa menyesuaikan waktu untuk proses syuting dan penyuntingan. Namun dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, semua kendala dapat kami atasi," katanya.
Novira juga menyampaikan harapannya setelah film tersebut resmi ditayangkan.
"Saya berharap teman-teman bisa mengambil pesan positif dari film ini. Pengalaman ini juga menjadi kesempatan bagi saya untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan berkarya ke depan," tutupnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!