Ganto.co - Hippocrates Emergency Team (HET) Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (21/6). Kegiatan ini meliputi penyuluhan kesehatan lambung dan sunat massal bagi masyarakat setempat.
Ketua Umum BEM KM FK Unand, Ziyad Muharram, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini juga sejalan dengan fokus utama HET yang bergerak di bidang kemanusiaan dan pelayanan kesehatan masyarakat.
"Saya mendukung penuh kegiatan ini karena merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, HET memang memiliki fokus yang kuat dalam kegiatan kemanusiaan dan pengabdian masyarakat," ujarnya.
Ketua Pelaksana, Radya Rafy Al Farrel, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
"Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan. Kami juga berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik," harapnya.
Ketua HET, Awalisa Zahra, mengatakan bahwa mahasiswa kedokteran tidak hanya dituntut memahami ilmu medis secara teori, tetapi juga harus mampu mengaplikasikannya secara langsung di tengah masyarakat.
"Kami memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya mempelajari ilmu medis di bangku kuliah, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari tanggung jawab tersebut adalah melalui kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini," ungkapnya.
Panitia sunat massal, Selena Deza Winata, menyebutkan bahwa panitia menargetkan sebanyak 80 peserta dalam kegiatan tersebut. Hingga pelaksanaan berlangsung, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 20 peserta dan panitia masih membuka pendaftaran hingga pukul 14.00 WIB.
"Target peserta sunat massal tahun ini sebanyak 80 orang. Saat ini sudah ada sekitar 20 peserta yang mendaftar dan kami masih membuka pendaftaran hingga pukul 14.00 WIB," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup baik, meskipun jumlah peserta yang mendaftar belum mencapai target yang ditetapkan panitia.
"Antusiasme masyarakat cukup baik. Namun, karena tidak semua masyarakat tertarik mengikuti kegiatan seperti ini, jumlah peserta yang mendaftar masih menjadi tantangan bagi kami," tambahnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!