Berita

Dede Pramayoza: Mahasiswa Teater Perlu Bangun Jejaring Menuju Panggung Profesional

Dede Pramayoza: Mahasiswa Teater Perlu Bangun Jejaring Menuju Panggung Profesional
Praktisi teater Dede Pramayoza berbagi pengalaman kepada mahasiswa Teater ASWARA Malaysia dan mahasiswa Teater ISIPP dalam sesi diskusi kolaboratif pada rangkaian ISU ISI Pascasarjana di Gedung Pertunjukan ISIPP, Rabu (25/6). f/ Fauzil.

Ganto.co - Talkshow bertajuk "Dari Panggung Kampus ke Panggung Rakyat" yang menjadi bagian dari rangkaian acara diskusi di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertunjukan ISI Padang Panjang pada Rabu (25/6) itu menghadirkan praktisi teater Dede Pramayoza, bersama perwakilan Akademi Seni Budaya dan Warisan Kebangsaan (ASWARA) Malaysia sebagai narasumber. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman antara mahasiswa teater ISI Padang Panjang dan ASWARA dalam membangun jejaring seni lintas negara sekaligus memperkuat langkah menuju panggung profesional.

Dalam diskusi, Dede Pramayoza menegaskan bahwa mahasiswa teater perlu mempersiapkan diri menuju dunia profesional sejak masih berada di bangku kuliah. Selain mengasah kemampuan artistik, mahasiswa juga perlu memahami cara mendistribusikan dan mempromosikan karya serta membangun hubungan dengan penonton.

"Sering kali kita terlalu fokus membuat pertunjukan, tetapi lupa memikirkan bagaimana orang tahu bahwa pertunjukan itu ada. Promosi, distribusi karya, dan membangun penonton adalah bagian dari proses berkesenian," ujarnya.

Menurut Dede, keberhasilan kelompok teater tidak hanya ditentukan oleh kualitas pertunjukan, tetapi juga oleh ekosistem yang melibatkan alumni, dosen, komunitas seni, media, hingga penonton. Alumni yang telah berkarya di industri teater, film, maupun televisi dinilai dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring dan terlibat dalam berbagai produksi profesional.

"Alumni bukan hanya menjadi kebanggaan kampus, tetapi juga bisa membuka jalan bagi adik-adiknya. Mereka dapat memperkenalkan mahasiswa pada cara kerja industri sekaligus membuka peluang kolaborasi," katanya.

Selain itu, dosen yang aktif berkarya di luar lingkungan akademik juga dinilai berperan sebagai mentor yang mampu menghadirkan pengalaman praktis bagi mahasiswa.

Dalam sesi diskusi, Dede juga menekankan bahwa teater pada hakikatnya merupakan seni pertunjukan yang harus mampu membangun komunikasi dengan penonton.

"Teater harus menghibur. Menghibur bukan berarti dangkal, tetapi membuat penonton mau bertahan, menikmati pertunjukan, lalu menerima gagasan yang ingin kita sampaikan," jelasnya.

Ia turut mendorong kelompok teater kampus agar berani meninggalkan pola produksi yang hanya berujung pada satu kali pementasan setelah berbulan-bulan latihan. Menurutnya, pertunjukan yang dipentaskan secara berkelanjutan akan memberikan dampak yang lebih besar bagi perkembangan karya maupun kelompok teater.

"Jangan sampai latihan enam bulan hanya menghasilkan satu kali pertunjukan. Sayang sekali energinya habis di situ. Karya yang baik seharusnya dipentaskan berkali-kali agar bertemu dengan lebih banyak penonton," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan ASWARA Malaysia turut berbagi pengalaman mengenai pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam memperluas wawasan mahasiswa seni pertunjukan. Melalui kolaborasi antara mahasiswa ASWARA Malaysia dan ISI Padang Panjang, Dede berharap forum ini menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus memperkuat jejaring seni pertunjukan lintas negara dan mendorong lahirnya lulusan teater yang siap berkarya di dunia profesional.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Muhammad Fauzil Adhim*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Arifa Adila (Pemimpin Redaksi Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.