Ganto.co - Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mengukuhkan posisinya di panggung pendidikan internasional dalam upacara Wisuda ke-143 hari pertana yang digelar di Auditorium UNP, Selasa (30/6). Dalam pidatonya, Rektor UNP secara resmi mengumumkan capaian kredibel institusi yang kini sukses menembus jajaran Top 1401+ kampus terbaik di dunia versi lembaga pemeringkatan bergengsi, QS World University Rankings (QS WUR).
Krismadinata, Rektor UNP, menyatakan bahwa capaian ini merupakan buah dari komitmen jangka panjang kampus dalam meningkatkan standar pendidikan, memperluas jejaring riset internasional, serta mendorong publikasi ilmiah.
​"Ini adalah tonggak sejarah baru bagi Universitas Negeri Padang. Berada di jajaran Top 1401+ dunia versi QS Ranking membuktikan bahwa lulusan dan mutu pendidikan kita tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga mulai diperhitungkan di kancah internasional," katanya.
Selain bersinar di QS WUR, UNP juga mencatat performa pada pemeringkatan dunia lainnya, termasuk dalam jajaran 17 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia serta menunjukkan akselerasi yang signifikan pada Times Higher Education (THE) Impact Rankings.
Di sisi lain, nuansa haru juga membuat prosesi wisuda ketika Rektor memberikan pesan mendalam mengenai peran orang tua. Ia mengingatkan para lulusan untuk selalu menghormati jasa orang tua yang telah berjuang di belakang layar.
​"Banyak di antara orang tua kita yang mungkin tidak paham apa itu skripsi, tesis, disertasi, atau berapa IPK saudara. Namun, yang mereka ketahui dengan pasti adalah bagaimana cara mengetuk pintu langit melalui doa-doa di cuplikan malam dan tetesan keringat yang tidak pernah putus, agar jalan saudara dimudahkan," ucapnya.
Tidak hanya fokus pada keunggulan akademik di tingkat global, UNP juga tetap mempertahankan nilai-nilai solidaritas sosial di internal kampus. Rektor menggarisbawahi komitmen universitas agar tidak ada mahasiswa yang gagal wisuda hanya karena terkendala masalah finansial di akhir masa studi mereka.
"Kita tidak ingin ada mahasiswa yang tertunda wisudanya hanya karena masalah biaya. Oleh karena itu, UNP mengoptimalkan seluruh ekosistem yang ada mulai dari Badan Zakat, gerakan wakaf, ikatan alumni, hingga kemitraan perbankan untuk bahu-bahu memberikan bantuan pelunasan UKT atau SPP bagi mahasiswa kita yang membutuhkan," tutupnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!