Berita

PKM-PM UNP RISEBI Bekali Panti Asuhan Keterampilan Editing melalui Desain Baju Kaos

PKM-PM UNP RISEBI Bekali Panti Asuhan Keterampilan Editing melalui Desain Baju Kaos
Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Negeri Padang (UNP) foto bersama anak Panti Asuhan Azzahra Jannah serta pengelola Panti setelah melakukan kegiatan pelatihan dan pembuatan kreasi desain baju kaos. Sabtu (

Ganto.co - Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program RISEBI membekali anak-anak Panti Asuhan Azzahra Jannah dengan keterampilan digital melalui pelatihan editing dan kreasi desain baju kaos pada Sabtu (25/7).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Rise the New Skill, salah satu tahapan dalam Program RISEBI yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan baru anak panti melalui pemanfaatan teknologi secara kreatif dan produktif. Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar desain grafis serta praktik membuat desain menggunakan aplikasi Canva.

Program RISEBI sendiri merupakan program intervensi psikososial melalui internalisasi filosofi Wabi-Sabi yang bertujuan mendukung pengembangan diri anak-anak Panti Asuhan Azzahra Jannah. Selain penguatan aspek psikologis, program juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan digital, termasuk desain grafis dan pembuatan video kreatif.

Program ini dirancang oleh tim RISEBI yang diketuai oleh Syifa Ainul Fitri dari program studi S1 Psikologi, bersama empat anggota tim lainnya yaitu Dequeenta Eiffel (S1 Psikologi), Nailah Rahma Sabita (S1 Psikologi), Fauzan Habibullah Attaqi (S1 Teknik Elektro), dan M. Nuzul Iman (S1 Pendidikan Matematika). Seluruh rangkaian kegiatan pengabdian ini berjalan di bawah bimbingan dan arahan intensif dari Lailatur Rahmi selaku Dosen Pembimbing.

Pada sesi pelatihan, anak-anak tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi langsung mencoba membuat desain mereka sendiri. Peserta diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi ide, memilih elemen visual, mengatur tulisan, menentukan warna, hingga menyusun desain yang nantinya dapat diaplikasikan pada baju kaos.

Anggota tim RISEBI, Fauzan Habibullah Attaqi, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar anak-anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai media untuk mengekspresikan kreativitas.

"Kami ingin anak-anak melihat bahwa smartphone yang mereka gunakan sehari-hari juga bisa menjadi alat untuk menghasilkan sesuatu. Melalui editing dan desain kaos, mereka bisa menuangkan ide, mencoba hal baru" ujar Fauzan.

Hal tersebut sejalan dengan konsep Rise the New Skill dalam RISEBI yang menargetkan peningkatan kemampuan peserta dalam desain grafis dan video grafis, sekaligus mendorong pemanfaatan media sosial secara lebih produktif.

Abbas, salah seorang peserta kegiatan mengaku senang karena mendapatkan pengalaman baru dalam membuat desain.

"Awalnya saya kira membuat desain kaos itu sulit. Setelah diajarkan langkah-langkahnya, ternyata seru karena kita bisa menentukan sendiri gambar, tulisan, dan desain yang kita mau" katanya.

Kegiatan tersebut kemudian diarahkan pada hasil nyata berupa desain baju kaos. Setiap peserta memiliki kesempatan untuk mengembangkan gagasan visual sesuai dengan kreativitas masing-masing sehingga menghasilkan karya yang berbeda.

Bagi tim RISEBI, hasil desain tersebut bukan sekadar produk akhir dari pelatihan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap proses belajar peserta. Tim RISEBI berharap karya yang dihasilkan dapat menumbuhkan rasa bangga sekaligus keyakinan bahwa anak-anak mampu mempelajari keterampilan baru.

Kegiatan Rise the New Skill menjadi salah satu bentuk upaya RISEBI untuk membuka ruang bagi anak-anak Panti Asuhan Azzahra Jannah agar dapat mengenali potensi, mengembangkan keterampilan, serta berani mengubah ide sederhana menjadi sebuah karya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Redaksi
Jurnalis • Liputan Berita

Admin
Diedit & Diverifikasi oleh: Arifa Adila (Pemimpin Redaksi Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.