Berita

Workshop BIPA UNP Soroti Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa

Workshop BIPA UNP Soroti Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa
Dokumentasi Workshop BIPA bertajuk "Pengajaran dan Pembelajaran Bahasa bagi Pemelajar Internasional: Perspektif BIPA dan ELT" di Auditorium Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP, Senin (5/10). f/Istimewa

Ganto.co - Program Diaspora Berdampak berkolaborasi dengan Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP), mengadakan Workshop BIPA bertajuk "Pengajaran dan Pembelajaran Bahasa bagi Pemelajar Internasional: Perspektif BIPA dan ELT" di Auditorium FBS UNP, Senin (5/10).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB tersebut menghadirkan Willy A. Renandya, dosen National Institute of Education (NIE), Nanyang Technological University (NTU) Singapore, sebagai narasumber. Sementara itu, Ayu Gustia Ningsih bertindak sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Willy mengangkat topik Learner Engagement in L2 Learning dengan membahas sejauh mana peserta didik benar-benar terlibat dalam proses pembelajaran bahasa kedua.

"Keterlibatan siswa tidak cukup hanya dilihat dari apakah mereka sedang mengerjakan tugas. Yang lebih penting adalah apakah mereka benar-benar terlibat dalam proses belajar, memahami apa yang dipelajari, dan mengetahui tujuan pembelajaran tersebut," ujar Willy.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan siswa atau student engagement menjadi salah satu tantangan dalam pembelajaran. Berdasarkan materi yang disampaikan, meskipun sebagian besar siswa berada dalam kondisi on task, hanya sebagian kecil yang benar-benar berada pada tingkat engaged.

Menurutnya, pembelajaran bahasa perlu dirancang agar siswa tidak hanya menerima informasi dari guru, tetapi juga memiliki pengalaman belajar yang membuat mereka tertarik, berpikir, bergerak, dan berinteraksi.

"Siswa akan lebih terlibat ketika pembelajaran menyentuh hati mereka, menantang pikiran mereka, melibatkan mereka dalam tindakan, dan memberi ruang untuk belajar bersama orang lain," ujarnya.

Gagasan tersebut kemudian dirangkum Willy melalui konsep 4 Hs of Engagement, yakni Heart, Head, Hands, dan Hugs. Keempat aspek tersebut menggambarkan keterlibatan siswa secara emosional, kognitif, kinestetik, dan sosial.

Pada aspek Heart, siswa perlu memiliki keterlibatan emosional melalui pembelajaran yang menyenangkan, menarik, dan mampu membangkitkan rasa ingin tahu. Materi yang disampaikan Willy menunjukkan bahwa perasaan seperti kesenangan, empati, antusiasme, dan ketertarikan dapat mendukung pemerolehan bahasa.

"Kalau kita ingin siswa belajar lebih baik, kita perlu membuat mereka merasa tertarik dan menikmati proses belajar. Emosi mereka juga merupakan bagian dari pembelajaran," tuturnya.

Selanjutnya, Head berkaitan dengan keterlibatan kognitif. Willy menekankan bahwa pembelajaran bahasa akan lebih optimal ketika siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga berpikir, memecahkan masalah, dan mengeksplorasi materi.

Sementara itu, Hands menekankan keterlibatan siswa melalui aktivitas fisik atau tindakan. Beberapa contoh yang ditampilkan dalam materi antara lain role play, poster, mind map, voice-over, shadowing,dan drama.

Aspek terakhir, Hugs, menekankan keterlibatan sosial. Menurut Willy, pembelajaran perlu menciptakan suasana yang memungkinkan siswa bekerja sama, saling menghormati, serta merasa aman untuk berbicara dan melakukan kesalahan.

"Kita membutuhkan lingkungan belajar yang membuat siswa merasa aman untuk berbicara, bertanya, bekerja sama, dan bahkan melakukan kesalahan. Dari situlah proses belajar dapat berkembang," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Zahroh Salsabila basir
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Tulisan Daring
Diedit & Diverifikasi oleh: Aulia Ranti Putri (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

4 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.